Perlindungan Hukum Bagi Nasabah Terhadap Kejahatan Phising Pada Layanan Bank Digital Ditinjau Dari Undang Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen Jo Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 Tentang Perlindungan Data Pribadi

KHASNA ABIDAH, . (2025) Perlindungan Hukum Bagi Nasabah Terhadap Kejahatan Phising Pada Layanan Bank Digital Ditinjau Dari Undang Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen Jo Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 Tentang Perlindungan Data Pribadi. Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
FILE COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (727kB)
[img] Text
FILE BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (271kB)
[img] Text
FILE BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (309kB)
[img] Text
FILE BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (130kB)
[img] Text
FILE BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (186kB)
[img] Text
FILE BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (86kB)
[img] Text
FILE JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (384kB)

Abstract

Perkembangan teknologi digital membawa perubahan signifikan dalam sistem layanan perbankan di Indonesia melalui hadirnya bank digital. Kemudahan ini juga diiringi oleh meningkatnya kejahatan siber, salah satunya adalah phising, yaitu penipuan yang dilakukan dengan cara mengelabui nasabah untuk memperoleh data pribadi mereka secara ilegal. Hal ini menimbulkan kerugian materiil dan immateriil bagi nasabah, sehingga diperlukan perlindungan hukum yang efektif. Adapun permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana perlindungan hukum bagi nasabah terhadap kejahatan phising pada layanan bank digital ditinjau dari undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dan undang-undang nomor 27 tahun 2022 tentang perlindungan data pribadi serta bagaimana proses penyelesaian sengketa antara bank digital dengan nasabah terhadap pemulihan hak-hak konsumen terhadap kejahatan phising. Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nasabah bank digital memiliki hak atas keamanan dan perlindungan atas data pribadi dan transaksi keuangannya. Undang�undang yang berlaku telah memberikan dasar perlindungan hukum baik secara preventif, melalui edukasi dan kewajiban transparansi informasi oleh bank, maupun secara represif melalui mekanisme penyelesaian sengketa dan pemberian ganti rugi. Bank sebagai pelaku usaha wajib menjaga kerahasiaan data nasabah serta bertanggung jawab apabila terjadi kebocoran data akibat kelalaian. Kesimpulannya, meskipun sudah terdapat perangkat hukum yang melindungi nasabah, implementasi dan pengawasan yang lebih kuat tetap diperlukan untuk menekan risiko phising dalam layanan perbankan digital.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 23 Oct 2025 05:01
Last Modified: 23 Oct 2025 05:01
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/17796

Actions (login required)

View Item View Item