JASMIN AL MEDDINA, . (2025) Efektivitas Penerapan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan Terkait Penyalahgunaan Fungsi Trotoar Pejalan Kaki (Studi Di Palmerah Jakarta Barat). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (231kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (225kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (223kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (260kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (89kB) |
|
|
Text
jurnal.pdf Restricted to Registered users only Download (321kB) |
Abstract
Trotoar yang seharusnya diperuntukkan bagi pejalan kaki seringkali disalahgunakan oleh berbagai pihak, seperti pedagang kaki lima yang memanfaatkan sebagai tempat usaha. Kondisi ini menimbulkan gangguan terhadap kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki, serta mencerminkan lemahnya penegakan hukum di tingkat lokal. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: (1) Bagaimana efektivitas penerapan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 terkait fungsi trotoar di Palmerah, Jakarta Barat? dan (2) Bagaimana bentuk penyalahgunaan fungsi trotoar oleh para pihak di wilayah tersebut? Metode penelitian yang digunakan adalah metode empiris, dengan teknik pengumpulan data berupa studi kepustakaan, observasi lapangan, dan wawancara dengan pihak terkait seperti Satpol PP Kecamatan Palmerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penerapan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 di Palmerah masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh kurangnya kesadaran hukum masyarakat, lemahnya penegakan hukum oleh aparat, serta belum optimalnya koordinasi antar instansi. Penyalahgunaan fungsi trotoar didominasi oleh pedagang kaki lima dan pengendara motor, yang umumnya beralasan karena keterbatasan ruang usaha dan kurangnya fasilitas alternatif dari pemerintah. Penegakan yang dilakukan Satpol PP bersifat sementara dan tidak menyentuh akar persoalan, sehingga pelanggaran kerap terulang. Penelitian ini juga menggunakan teori efektivitas hukum dan penegakan hukum dari Soerjono Soekanto untuk menganalisis permasalahan secara multidisipliner. Diperlukan pendekatan yang lebih integratif dan solutif, baik dalam bentuk sosialisasi hukum, pengawasan berkelanjutan, maupun penyediaan ruang publik yang sesuai guna mengembalikan fungsi trotoar sebagaimana mestinya.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Depositing User: | Jejen Juanda |
| Date Deposited: | 22 Oct 2025 09:37 |
| Last Modified: | 22 Oct 2025 09:37 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/17789 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
