Penerapan Aturan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik Terkait Praktik Manipulasi Data ( Fake Account ) Di Sosial Media Instagram ( Studi Kasus Ditressiber Polda Metro Jaya )

Muhammad Rizal Ramadhan, . (2025) Penerapan Aturan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik Terkait Praktik Manipulasi Data ( Fake Account ) Di Sosial Media Instagram ( Studi Kasus Ditressiber Polda Metro Jaya ). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (658kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (228kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (287kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (316kB)
[img] Text
BAB IV.docx
Restricted to Repository staff only

Download (951kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (103kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (424kB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penerapan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) terhadap praktik manipulasi data berupa pembuatan akun palsu (fake account) di media sosial Instagram. Latar belakang dari penelitian ini adalah semakin maraknya penyalahgunaan platform digital untuk membuat akun palsu yang digunakan dalam kejahatan seperti penipuan, pencemaran nama baik, pengancaman, dan penyebaran konten negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk praktik fake account, menganalisis faktor-faktor penyebabnya, serta menilai sejauh mana penerapan hukum yang berlaku mampu memberikan perlindungan kepada masyarakat dan menindak pelaku kejahatan digital. Metode yang digunakan adalah metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dengan penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, akademisi, serta organisasi masyarakat sipil (CSO). Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik akun palsu masih sering terjadi akibat lemahnya literasi digital, kurangnya pengawasan dari platform, serta belum optimalnya penegakan hukum. Meskipun telah diatur dalam Pasal 35 jo Pasal 51 ayat (1) UU ITE, penerapannya masih menghadapi banyak hambatan, baik dari sisi substansi, struktur, maupun budaya hukum. Penelitian ini merekomendasikan perlunya kerja sama antara pemerintah dan platform media sosial untuk membatasi pembuatan akun palsu, peningkatan literasi digital masyarakat, serta reformulasi aturan hukum yang lebih jelas dan tegas agar mampu merespons dinamika kejahatan digital secara tepat.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Undang-Undang ITE, Fake Account, Instagram
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Mahlil Muhammad, S.IP
Date Deposited: 14 Oct 2025 07:21
Last Modified: 14 Oct 2025 07:21
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/17701

Actions (login required)

View Item View Item