Analisis Perlindungan Hukum Terhadap Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga Dalam Kasus Penerapan Pidana Bersyarat Bagi Pelaku (Analisis Putusan Nomor 44/Pid.Sus/2021/Pn.Atb)

Arini Trias Justicia, . (2025) Analisis Perlindungan Hukum Terhadap Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga Dalam Kasus Penerapan Pidana Bersyarat Bagi Pelaku (Analisis Putusan Nomor 44/Pid.Sus/2021/Pn.Atb). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (911kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (99kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (192kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (87kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (132kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (11kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (174kB)

Abstract

Penjatuhan pidana bersyarat merupakan bentuk pemidanaan yang diberikan dengan syarat tertentu dan hanya berlaku dalam keadaan khusus, salah satunya apabila hakim memiliki keyakinan bahwa pelaku tidak akan mengulangi perbuatannya. Dalam praktiknya, penerapan pidana bersyarat dalam perkara kekerasan dalam rumah tangga menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitasnya dalam memberikan perlindungan hukum terhadap korban. Penelitian ini mengangkat dua permasalahan utama yaitu, apakah penerapan sanksi pidana bersyarat terhadap tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dapat memenuhi perlindungan hukum terhadap korban ditinjau dari Kitab Undang- Undang Hukum Pidana, dan bagaimana dasar pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan pidana bersyarat terhadap pelaku tindak pidana KDRT pada Putusan No. 44/Pid.Sus/2021/PN.Atb sudah memenuhi syarat untuk memberikan perlindungan hukum terhadap korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah penerapan pidana bersyarat terhadap pelaku KDRT dapat memenuhi prinsip perlindungan hukum, serta mengevaluasi dasar pertimbangan hakim dalam putusan pidana bersyarat pada perkara Nomor 44/Pid.Sus/2021/PN.Atb. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang- undangan dan studi kasus sebagai teknik analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perkara Nomor 44/Pid.Sus/2021/PN.Atb, penerapan pidana bersyarat belum sepenuhnya memenuhi ketentuan Pasal 14a KUHP karena tidak disertai dengan penilaian mendalam terhadap risiko terulangnya perbuatan oleh pelaku. Pertimbangan hakim lebih menitikberatkan pada faktor pribadi terdakwa tanpa mempertimbangkan secara utuh kondisi korban dan potensi ancaman yang masih dapat timbul. Hal ini bertentangan dengan tujuan perlindungan hukum yang menuntut keberpihakan terhadap korban. Oleh karena itu, penerapan pidana bersyarat dalam kasus ini dinilai belum mampu mewujudkan perlindungan hukum secara maksimal bagi korban KDRT.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Pidana bersyarat; kekerasan dalam rumah tangga; perlindungan hukum
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Mahlil Muhammad, S.IP
Date Deposited: 07 Oct 2025 07:54
Last Modified: 07 Oct 2025 07:54
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/17635

Actions (login required)

View Item View Item