PRISKALIA NUNUR, . (2025) Konflik Sosial Perempuan Dalam Drama Orang Orang Di Tikungan Jalan Karya Ws Rendra. Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (702kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (107kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (112kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (22kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (196kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (61kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (236kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bentuk-bentuk konflik sosial serta wujud resistensi perempuan terhadap sistem patriarkal dalam naskah drama Orang�Orang di Tikungan Jalan karya W. S. Rendra. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana dalam kerangka kajian budaya feminis sebagaimana dirumuskan oleh Aquarini Priyatna Prabasmoro. Teori yang digunakan berfokus pada representasi tubuh, seksualitas, dan penubuhan identitas perempuan dalam relasi kuasa sosial. Data utama berupa naskah drama tersebut dianalisis secara mendalam melalui teknik dokumentasi dan pembacaan kritis. Pengumpulan data dilakukan selama bulan Mei hingga Juni 2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa perempuan dalam naskah tersebut mengalami berbagai bentuk konflik sosial, baik struktural maupun interpersonal, yang berkaitan dengan kemiskinan, stigmatisasi moral, dan eksploitasi tubuh. Tokoh Sri dan Iyeng merepresentasikan perempuan yang terpinggirkan secara sistematis oleh struktur sosial yang mengabsolutkan moralitas patriarkal. Namun demikian, muncul pula bentuk-bentuk resistensi yang dilakukan secara simbolik dan konkret, seperti ekspresi tubuh sebagai alat negosiasi, narasi pengalaman personal, dan upaya kemandirian ekonomi melalui karakter Netty. Temuan ini menegaskan bahwa drama Rendra tidak hanya menjadi potret realitas sosial perempuan marjinal, tetapi juga arena kritik terhadap norma-norma kultural yang menindas. Dengan demikian, karya ini relevan dibaca dalam kerangka emansipasi dan pemberdayaan, sekaligus memperkaya diskursus feminisme Indonesia melalui medium sastra.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | P Language and Literature > PN Literature (General) |
| Depositing User: | Jejen Juanda |
| Date Deposited: | 02 Oct 2025 03:31 |
| Last Modified: | 02 Oct 2025 03:31 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/17592 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
