Rancang Bangun Peralatan Notifikasi Kebakaran Area Low Voltage Main Distribution Panel Berbasis Arduino R3 Dan Iot (Internet Of Things)

IMAN ARIP SETIAWAN, . (2025) Rancang Bangun Peralatan Notifikasi Kebakaran Area Low Voltage Main Distribution Panel Berbasis Arduino R3 Dan Iot (Internet Of Things). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
1. FILE COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (129kB)
[img] Text
2. FILE BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (23kB)
[img] Text
3. FILE BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (273kB)
[img] Text
4. FILE BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (202kB)
[img] Text
5. FILE BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (503kB)
[img] Text
6. FILE BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (9kB)
[img] Text
Jurnal JITET 2022-v2_Iman.pdf
Restricted to Registered users only

Download (710kB)

Abstract

Kebakaran pada panel listrik merupakan salah satu penyebab utama terjadinya kebakaran pada gedung. Untuk mengatasi masalah ini, peneliti mengusulkan sebuah sistem deteksi kebakaran yang cerdas dan efisien. Sistem ini mampu mendeteksi tanda-tanda awal kebakaran pada panel listrik secara otomatis dan mengirimkan peringatan dini kepada petugas terkait. Pada penelitian ini dibuat sebuah sistem menggunakan sensor asap dan suhu dengan Arduino Uno yang terkoneksi dengan IoT dan membuat sistem aplikasi yang dapat memberitahukan informasi awal terjadinya kebakaran menggunakan aplikasi android. Prinsip kerja alat ini adalah berasal dari otak mikrokontroller Arduino Uno R3, dimana mikrokontroller memprogramkan aplikasi pendeteksian kebakaran berdasarkan deteksi sensor MQ-2 untuk asap dan sensor KY-26 untuk mendeteksi cahaya infra merah yang dihasilkan oleh api. Untuk notifikasi via IoT digunakan sebuah perangkat microcontroler ESP8266 dengan jaringan Wifi. Dari pengujian yang telah dilakukan sebanyak 10 kali selama proses penelitian diperoleh hasil bahwa sensor asap MQ-2 dapat mendeteksi asap dalam waktu 2 sampai dengan 4 detik setelah asap masuk pada sensor dan sensor KY-26 mendeteksi api dengan jarak maksimal 100 cm dalam waktu 2 detik. Setiap kali sensor mendeteksi adanya api dan asap ,waktu antara deteksi dan notifikasi yang diterima pengguna melalui aplikasi android dalam waktu ± 8 detik. Dengan adanya sistem ini, diharapkan dapat mencegah terjadinya kebakaran yang lebih besar, mengurangi kerugian materi, dan meningkatkan keselamatan penghuni gedung. Selain itu, sistem ini juga dapat diintegrasikan dengan sistem manajemen gedung untuk optimalisasi kinerja dan efisiensi energi.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 08 Aug 2025 03:52
Last Modified: 08 Aug 2025 03:52
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/17219

Actions (login required)

View Item View Item