Pra Rancangan Pabrik Anilin Dari Amonia Dan Fenol Dengan Proses Amonolisis Fenol Kapasitas Produksi 125.000 Ton/Tahun

R. Ramadhan, . and Ridho Arifianto, . (2024) Pra Rancangan Pabrik Anilin Dari Amonia Dan Fenol Dengan Proses Amonolisis Fenol Kapasitas Produksi 125.000 Ton/Tahun. Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (185kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (619kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (760kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (443kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (921kB)
[img] Text
jurnal.pdf
Restricted to Registered users only

Download (462kB)

Abstract

Anilin merupakan salah satu produk yang paling banyak digunakan untuk bahan utama industri pembuatan methylene diphenyl diisocyanate (MDI). Beberapa industri memanfaatkan anilin sebagai bahan pembuatan urethane, akselerator produksi karet, bahan aditif untuk industri ban, bahan dasar cat, pembuatan pewarna, dan farmasi yang menyebabkan jumlah konsumsi akan terus meningkat setiap tahunnya. Sampai saat ini negara Indonesia masih terus melakukan impor produk tersebut karena belum adanya pabrik anilin. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka dirancanglah pabrik anilin dengan kapasitas 125.000 ton/tahun. Anilin dibuat dari bahan baku fenol dan amonia dengan proses amonolisis fenol menggunakan katalis silica-alumina. Proses terjadi di dalam Reaktor Fixed Bed yang berlangsung pada kondisi operasi, yaitu non-isothermal suhu 377 °C - 385°C dan tekanan 16,7 atm. Reaksi berlangsung dalam fase gas dan fase padat eksotermis. Pabrik anilin direncanakan akan didirikan di Gresik, Jawa Timur pada tahun 2030 dengan pertimbangan karena dekat dengan basis banyaknya industri dan air baku tersediaannya sarana penunjang yang baik. Luas area pabrik adalah 36470 m². Pabrik anilin ini membutuhkan bahan baku amonia sebanyak 2856,14 kg/jam yang dibeli dari Weihui Yubei Chemical Co., Ltd, China dan phenol sebanyak 19939,12 kg/jam yang diperoleh dari Shanghai Chemical Plant Co., Ltd, China. Kebutuhan energi pada pabrik ini meliputi, kebutuhan listrik sebanyak 1951,6414 Kwh, kebutuhan air sebanyak 72823 kg/jam, kebutuhan udara bertekanan sebanyak 42,99 m3/jam dan kebutuhan bahan bakar yang diperlukan 196,65 kg/jam solar. Kelayakan pendirian pabrik kimia di Indonesia memiliki beberapa parameter yang harus diperhitungkan. Berdasarkan rincian analisis ekonomi terhadap data pabrik yang terlibat di dalam operasi, maka pabrik anilin ini tergolong sebagai pabrik yang tergolong sebagai pabrik berisiko rendah. Hasil evaluasi ekonomi menunjukkan nilai Presentase Break Even Point (BEP) adalah 48,65%, Return On Investment (ROI) sebelum pajak adalah 20,47% dan setelah pajak adalah 18,42%. Nilai Pay Out Time (POT) sebelum pajak adalah 4 tahun dan setelah pajak adalah 4,3 tahun, Shut Down Point (SDP) 27,32%, laba sebelum pajak adalah US$ 82.037.368,90. Dan laba setelah pajak adalah US$ 73.833.632,01, Dengan demikian pabrik anilin dengan kapasitas 125.000 ton/tahun ini dapat disimpulkan bahwa pabrik layak untuk dikaji lebih lanjut.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: anilin, amonia, fenol, amonolisis fenol
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Chemistry
Depositing User: Yeni Ratnasari
Date Deposited: 17 Jul 2025 03:20
Last Modified: 17 Jul 2025 03:20
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/16945

Actions (login required)

View Item View Item