Dede Rumyati, . (2024) Sintesis Biodiesel Dari Minyak Jelatah Dan Metanol Skala Semi-Pilot Plant Dengan Variasi Suhu Menggunakan Katalis Koh 10%. Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (182kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (487kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (308kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (781kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (179kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (669kB) |
Abstract
Ketergantungan Indonesia terhadap bahan bakar (BBM) terus meningkat, sementara cadangan minyak bumi mengalami penurunan. Untuk mengatasi permasalahan ini, biodiesel dikembangkan sebagai bahan bakar alternative yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjulatan. Biodiesel diproduksi melalui proses transesterifikasi antara minyak nabati atau minyak lemak hewan dengan methanol menggunakan katalis basa seperti KOH atau NaOH. Salah satu bahan baku potensial yang dapat digunkan adalah minyak jelantah (minyak goreng bekas), yang ketersediannya melimpah dan dapat mengurangi pencemaran lingkungan akibat pembuangan limbah minyak yang tidak terkelola dengan baik. Peneletian ini bertujuan untuk mensintesis biodiesel dari minyak jelantah dalam skala semi-pilot plant dengan variasi suhu reaksi menggunakan katalis KOH 10%. Proses produksi dilakukan melalui dua tahap utama, yaitu esterifikasi untuk menurunkan kadar asam lemak bebas (FFA) dalam minyak jelantah, diikuti oleh transesterifikasi untuk menghasilkan metal ester asam lemak ( FAME) sebagai biodiesel. Variasi suhu yang digunakan dalam penelitian ini adalah 50OC, 60OC, dan 70OC, dengan waktu reaksi suhu 1 dan 2 jam untuk menentukan parameter optimal dalam proses produksi biodiesel. Hasil penelititian menunjukan bahwa suhu reaksi berpengaruh segnifikan terhadap viskosits , densitas, angka asam, PH, yield dan kadar metil ester biodiesel yang dihasilkan. Dengan demikian pengunanan minyak jelantah sebagai bahan baku biodiesel terbukti tidak hanya mengurangi limbah domestic tetapi juga menjadi solusi energi alternatif yang lebih ramah lingkungan. Penelitian ini mendukung pengembangan biodiesel sebagai bahan bakar terbarukan yang dapat di v UNIVERSITAS PAMULANG implementasikan dalam skala industry untuk mengurangi ketergantungan terhadap BBM dan meningkatkan ketahanan energi nasional
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | biosiesel, minyak jelantah, transesterifikasi, katalis KOH, energi terbarukan. |
| Subjects: | Q Science > QD Chemistry |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Chemistry |
| Depositing User: | Yeni Ratnasari |
| Date Deposited: | 16 Jul 2025 12:23 |
| Last Modified: | 16 Jul 2025 12:23 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/16939 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
