Mardono P. Simanullang, . (2025) Analisis Pengaruh Jumlah Mata Parut Dan Jarak Pemarut Terhadap Hasil Parut Dan Peras Pada Mesin Pemarut Peras Jahe. Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (705kB) |
||
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (26kB) |
||
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (289kB) |
||
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (168kB) |
||
|
Text
BAB IV.pdf Download (326kB) | Preview |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (13kB) |
||
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (679kB) |
Abstract
Mesin pemarut peras jahe merupakan salah satu peralatan yang penting dalam industri pengolahan jahe, di mana efisiensi pemarutan berperan penting dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas produk. Faktor-faktor seperti jumlah mata parut dan jarak antar mata parut dapat mempengaruhi hasil parutan. Komponen utama yang berpengaruh dalam proses ini adalah mata parut. Jumlah dan jarak antar mata parut diduga memiliki pengaruh terhadap tingkat kehalusan parutan dan volume hasil perasan. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis untuk mengetahui sejauh mana kedua faktor tersebut memengaruhi hasil kerja mesin secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah mata parut dan jarak mata parut terhadap hasil parutan dan perasan jahe pada mesin pemarut peras jahe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jarak mata parut berpengaruh terhadap kapasitas dan tekstur hasil parutan. Pada jarak 3 mm, ditemukan kapasitas tertinggi yaitu 18,65 gr/menit, karena mata parut yang lebih rapat menghasilkan gesekan lebih besar, menghasilkan tekstur halus dan kapasitas lebih tinggi. Sebaliknya, pada jarak 8 mm, kapasitas menurun menjadi 18,1 gr/menit, dengan hasil parutan yang lebih kasar. Selain itu, jumlah mata parut juga berpengaruh terhadap kapasitas parutan, dengan jumlah mata parut 600 menghasilkan kapasitas tertinggi yaitu 37,5 gr/menit, sementara 1368 mata parut menghasilkan kapasitas yang lebih rendah yaitu 31,8 gr/menit. Penurunan kapasitas pada jumlah mata parut yang lebih banyak mungkin disebabkan oleh ketajaman dan efektivitas mata parut yang lebih sedikit pada mesin dengan 600 mata parut. Penelitian ini menunjukkan bahwa jarak mata parut yang lebih kecil dan jumlah mata parut yang lebih sedikit dapat meningkatkan kapasitas pemarutan jahe secara signifikan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Mata Parut, Jarak dan Jumlah Mata Parut, Mesin Parut dan Peras Jahe |
| Subjects: | T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences |
| Depositing User: | Yeni Ratnasari |
| Date Deposited: | 10 Jul 2025 07:45 |
| Last Modified: | 10 Jul 2025 07:45 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/16857 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
