Syifa Fauziah, . (2025) Tinjauan Yuridis Terhadap Perbuatan Melawan Hukum Oleh Notaris Berdasarkan Pasal 1365 Kuhperdata (Analisis Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 423/Pdt.G/2020/PN. Jkt.Sel). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Restricted to Registered users only Download (346kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (581kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (312kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (355kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (209kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (244kB) |
Abstract
Notaris adalah pejabat umum yang memiliki wewenang membuat akta otentik sebagai alat bukti dengan kekuatan hukum sempurna sesuai Pasal 1870 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPer). Namun, praktiknya sering kali terjadi penyimpangan, seperti pemalsuan data, pelanggaran kode etik, dan penyalahgunaan wewenang yang merugikan pihak-pihak terkait, menurunkan keabsahan akta, dan merusak kepercayaan publik terhadap profesi notaris. Salah satu kasus yang menggambarkan permasalahan ini adalah Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 423/Pdt.G/2020/PN.Jkt.Sel, dimana notaris terbukti melakukan pelanggaran hukum dalam pembuatan akta otentik. Penelitian ini merumuskan dua masalah utama: bentuk perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh notaris dalam kasus tersebut, berdasarkan Pasal 1365 KUHPerdata; dan pertimbangan hakim serta implikasi hukumnya terhadap profesi notaris, validitas akta, pihak-pihak yang dirugikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perbuatan melawan hukum yang dilakukan notaris dalam kasus tersebut berdasarkan Pasal 1365 KUHPerdata, serta memahami pertimbangan hukum hakim dan dampaknya terhadap profesi notaris, validitas akta, dan perlindungan terhadap pihak yang dirugikan. Berlandaskan teori kepastian hukum yang menekankan pentingnya kejelasan, konsistensi, dan keadilan, penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan undang-undang (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Data diperoleh melalui studi pustaka dari bahan hukum primer, seperti undang-undang dan putusan pengadilan, serta bahan hukum sekunder, seperti jurnal dan buku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa notaris melanggar kode etik terkait independensi, integritas, dan transparansi, sehingga akta yang dibuatnya dinyatakan batal demi hukum. Hakim memutuskan untuk membatalkan akta tersebut karena tidak memenuhi asas profesionalitas dan merugikan pihak-pihak yang terlibat. Pelanggaran ini tidak hanya menimbulkan ketidakpastian hukum tetapi juga merusak kredibilitas institusi kenotariatan. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan ketat, pelatihan berkala bagi notaris, dan sanksi tegas untuk mencegah penyimpangan serupa. Masyarakat juga diharapkan lebih memahami hak dan kewajibannya dalam penggunaan jasa notaris untuk meminimalkan potensi sengketa hukum di masa mendatang.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Notaris, Perbuatan Melawan Hukum, KUHPerdata, Kode Etik Notaris, Kepastian Hukum. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Yeni Ratnasari |
| Date Deposited: | 04 Jul 2025 10:16 |
| Last Modified: | 04 Jul 2025 10:16 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/16775 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
