Muhammad Syarfie Barqi, . (2025) Penegakan Hukum Terhadap Pelanggaran Menghalangi Kendaraan Prioritas Terutama Ambulans Menurut Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan Pasal 134 (Studi Kasus Di Jl Raya Serang 15-18 Bunder Kabupaten Tangerang). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (124kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (142kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (107kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (282kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (51kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (370kB) |
Abstract
Seiring dengan perkembangan zaman menyebabkan kebutuhan akan kendaraan semakin meningkat sehingga juga menyebabkan meningkatnya pelanggaran lalu lintas di jalan raya. Salah satu pelanggarannya ialah pengendara yang tidak memberikan hak prioritas kepada kendaraan darurat seperti Ambulans yang sedang membawa pasien, dengan cara menghalangi laju ambulans dan enggan memberikan jalan. Penelitian ini dilakukan diwilayah hukum Polresta Tangerang Kota. Penelitian dilakukan dengan pendekatan masalah empiris sosiologis. Dari penelitian yang dilakukan penulis di Polresta Tangerang Kota diperoleh sebuah keterangan dari sebuah wawancara bahwa Kepolisian Satuan Lalu Lintas Polresta Tangerang Kota dalam menjalankan peran dan tugasnya melakukan upaya dengan melakukan tindakan berupa : 1) tindakan Preventif berupa himbauan dan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan tentang adanya kendaraan yang harus diprioritaskan dijalan raya salah satunya Ambulans yang membawa orang sakit. 2) tindakan Represif dilakukan dengan memberikan tindakan tegas terhadap pelanggar yang menghalangi kendaraan prioritas terutama Ambulans, dengan cara menegur untuk pertama dan terakhir. Kemudian memberikan tindakan tegas berupa tilang bilamana terlihat langsung oleh petugas yang sedang bertugas dilapangan. Hambatan yang dihadapi oleh Satuan Lalu Lintas Polresta Tangerang Kota ialah dari segi Implementasi nya, dimana masih kurangnya personel Satuan Lalu Lintas yang berjaga di jalan nya, kurangnya juga sistem perbantuan tugas Satuan Lalu Lintas Polresta Tangerang Kota seperti kamera elektronik atau E- TLE disetiap persimpangan, dan kendala yang terakhir ialah faktor dari Individunya yang tidak jujur, kurangnya pengetahuan tentang aturan lalu lintas dan bahkan sengaja berkendara dengan kebebasan atau semaunya.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | pidana terhadap pelanggaran lalu lintas, kendaraan prioritas, upaya dan penanggulangannya. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Yeni Ratnasari |
| Date Deposited: | 04 Jul 2025 09:44 |
| Last Modified: | 04 Jul 2025 09:44 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/16771 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
