Analisis Dan Pengembangan Sistem Monitoring Radioaktif Alamiah Radon Menggunakan Detektor Sintilasi Berbasis Web Secara Real Time

Asep Saepudin, . (2025) Analisis Dan Pengembangan Sistem Monitoring Radioaktif Alamiah Radon Menggunakan Detektor Sintilasi Berbasis Web Secara Real Time. Masters thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (909kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (154kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (925kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (486kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (96kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (283kB)

Abstract

Pemantauan konsentrasi gas radon di berbagai lingkungan, seperti permukiman, gedung, gua, dan area pertambangan, sangat penting untuk meminimalkan risiko kesehatan akibat paparan radon yang melebihi ambang batas 100 Bq/m³ yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Selain itu, anomali konsentrasi radon di zona patahan sering dianggap sebagai indikator prekursor aktivitas seismik. Oleh karena itu, penelitian ini mengembangkan sistem pemantauan gas radon berbasis Internet of Things (IoT) secara real-time dengan pendekatan biaya rendah. Sistem ini menggunakan detektor sintilasi berbahan ZnS(Ag) yang dikombinasikan dengan Photo Multiplier Tube (PMT) model H10492-001 (Hamamatsu, Jepang). Hasil kalibrasi di Pusat Riset Sumber Daya Geologi – BRIN Bandung menunjukkan bahwa detektor memiliki efisiensi rata-rata sebesar 79,8%. Sistem pemantauan berbasis cloud dikembangkan menggunakan PHP 8.0 dan MySQL 10.5, dengan evaluasi kinerja melalui API berbasis metode GET menggunakan aplikasi cURL. Pengujian dengan variasi interval dan iterasi menunjukkan bahwa sistem memiliki efisiensi penerimaan dan pencatatan data sebesar 99% dari data yang dikirim oleh perangkat penguji. Uji performa menggunakan DevTools Chrome menunjukkan waktu respons aplikasi dalam rentang 32–140 ms, yang mengindikasikan sistem memiliki respons cepat dan mampu menangani permintaan pengguna secara efisien. Sistem ini dilengkapi dengan mekanisme peringatan dini ketika data sensor melebihi ambang batas yang ditentukan, berupa indikator warna merah pada dashboard, alarm suara, serta notifikasi otomatis ke bot Telegram. Pengujian responsivitas menunjukkan bahwa tampilan dashboard dapat menyesuaikan berbagai ukuran layar secara optimal, sehingga sistem dapat diakses di berbagai perangkat. Dari aspek keamanan siber, sistem telah menerapkan protokol HTTPS dan memperoleh rating A dari www.ssllabs.com, serta menggunakan enkripsi BCrypt dengan panjang hash 184 bit untuk perlindungan kata sandi.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: gas radon, radioaktif alamiah, sistem monitoring, IoT, prekursor gempa bumi.
Subjects: Q Science > QA Mathematics > QA75 Electronic computers. Computer science
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Electronics and Computer Science
Depositing User: miko
Date Deposited: 04 Jul 2025 03:10
Last Modified: 04 Jul 2025 08:13
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/16747

Actions (login required)

View Item View Item