Urgensi Pengaturan Dan Perlindungan Hukum Terhadap Perusahaan Pegadaian Yang Menerima Barang Jaminan Hasil Dari Kejahatan Dalam Menjalankan Usaha Bisnis Gadai(Studi Kasus Di Pt. Gadai Mas Dki Rawamangun)

Fitri Karisma, . (2025) Urgensi Pengaturan Dan Perlindungan Hukum Terhadap Perusahaan Pegadaian Yang Menerima Barang Jaminan Hasil Dari Kejahatan Dalam Menjalankan Usaha Bisnis Gadai(Studi Kasus Di Pt. Gadai Mas Dki Rawamangun). Masters thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (969kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (286kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (225kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (158kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (627kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (28kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (261kB)

Abstract

Gadai adalah suatu hak yang diperoleh penerima gadai atas suatu barang bergerak, yang diberikan kepadanya oleh pemberi gadai atau orang lain atas namanya untuk menjamin suatu hutang, dan yang memberikan kewenangan kepada penerima gadai untuk mendapat pelunasan dari barang tersebut terlebih dahulu dari penerima gadai-penerima gadai lainnya. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana status kepemilikan barang jaminan gadai yang berada pada PT. Gadai Mas DKI yang berasal dari hasil kejahatan dan bagaimana PT. Gadai Mas DKI dalam menyelesaikan perjanjian gadai dengan barang jaminan yang berasal dari hasil kejahatan. Penelitian dilakukan dengan metode penelitian hukum empiris yaitu suatu metode penelitian hukum yang menggunakan fakta-fakta empiris yang diambil dari perilaku manusia, baik perilaku verbal yang didapat dari wawancara maupun perilaku nyata yang dilakukan melalui pengamatan langsung yaitu di PT. Gadai Mas DKI Rawamangun salah satu usaha pegadaian yang diselenggarakan secara konvensional, dengan kegiatan usaha meliputi penyaluran uang pinjaman dengan jaminan berdasarkan hukum gadai, pelayanan jasa titipan barang berharga (emas) dan pelayanan jasa taksiran yang memberikan pendapatan berdasarkan komisi (fee based income) sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan di bidang jasa keuangan dan/atau kegiatan usaha lain. Hasil penelitian diketahui bahwa bentuk perlindungan hukum yang dapat dilakukan terhadap PT. Gadai Mas DKI Rawamangun yaitu Perlindungan secara preventif dan Represif. Perlindungan preventif dengan memperbaiki Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam penerimaan gadai dalam setiap transaksinya, sedangkan perlindungan secara represif apabila terdapat fakta bahwa barang gadai yang diterima merupakan barang hasil kejahatan maka pihak PT. Gadai Mas DKI Rawamangun dapat mengajukan gugatan keperdataan kepada orang yang menggadaiakan untuk dapat mengembalikan uang hasil dari gadai barang tersebut sedangkan Perjanjian gadai otomatis telah selesai. Selesai disini karena adanya lewat waktu gadai dan ditambah dengan adanya putusan pengadilan. KUHPerdata Pasal 1150 sampai dengan pasal 1160 KUHPerdata, mengatur sebab-sebab yang menjadi dasar hapusnya hak gadai yaitu Hapusnya perjanjian pokok yang dikarenakan pelunasan utang, perjumpaan utang (kompensasi), pembaruan utang atau pembebasan utang dan lepasnya benda yang digadaikan dari penguasaan kreditor pemegang hak gadai, dikarenakan terlepasnya benda yang digadaikan dari penguasaan kreditor pemegang gadai, dilepaskannya benda gadai secara sukarela oleh pemegangnya atau hapusnya benda yang digadaikan.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Perlindungan Hukum Usaha Pegadaian, Barang Hasil Kejahatan
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: miko
Date Deposited: 24 May 2025 03:42
Last Modified: 24 May 2025 03:42
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/16648

Actions (login required)

View Item View Item