Tikofandi Sudiro, . (2024) Uji Performa Modul Surya Polycrystalline Dan Monocrystalline Dengan Kapasitas 320 Wp Menggunakan Alat Uji Sun Simmulator Pasan. Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (784kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (84kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (387kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (575kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (10kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (793kB) |
Abstract
Energi listrik adalah salah satu jenis energi utama yang dibutuhkan bagi peralatan listrik atau energi yang tersimpan dalam arus listrik dengan satuan ampere (A) dan tegangan listrik dengan satuan volt (V) dengan ketentuan kebutuhan konsumsi daya listrik dengan satuan Watt (W) untuk menggerakkan motor, lampu penerangan, memanaskan, mendinginkan atau menggerakkan kembali suatu peralatan mekanik untuk menghasilkan bentuk energi yang lain. Bagaimana metode uji yang dilakukan pada modul surya jenis Polycrystalline dan Monocrystalline menggunakan alat uji Sun Simulator Pasan. Metode uji yang digunakan pada pengujian ini yaitu dengan menggunakan Flash dari Light Box ke modul surya dengan sinar irradiasi 1000 W/m2, suhu 25o C dan spectrum massa udara sebesar air mass 1.5 (AM1.5). Hanya melakukan pengujian modul surya jenis Polycrystalline dan Monocrystalline dengan kapasitas 320WP menggunakan alat uji Sun Simulator Pasan sesuai standar yang berada pada ruang lingkup Laboraturium. Tujuan dari uji performa modul surya menggunakan metode uji Standard Test Condition (STC) pada modul surya jenis Polycrystalline dan Monocrystalline adalah untuk menentukan perbandingan nilai efisiensi dari kedua jenis modul surya yang berbeda jenis, modul surya yang di uji menggunakan modul surya dengan kapasitas yang sama yaitu pada 325 WP. Penelitian ini dilakukan selama satu bulan lebih di mulai dari studi pustaka hingga penyusunan laporan. Dalam hal ini penelitian dilakukan menggunakan metode pengujian modul surya secara langsung ke Laboratorium Pengujian Kualitas Modul Fotovoltaik (LPKMF), BRIN-PUSPIPTEK. Hasil uji modul surya kondisi Standard Test Condition (STC) pada modul surya jenis Polycrystalline sebesar 315,722 watt peak jika dibandingkan dengan nilai daya label pada modul surya yaitu sebesar 325 watt peak, maka di dapatkan selisih nilai 9.278 watt peak. Dari nilai tersebut maka di dapatkan presentase deviasi pada modul surya jenis Polycrystalline sebesar 2.03%. selain itu di dapatkan nilai efisiensinya sebesar 17.79%. Hasil uji kondisi STC yang dilakukan pada modul surya jenis Monocrystalline di dapatkan nilai daya maksimum sebesar 323.838 watt peak jika dibandingkan dengan daya label pada modul surya yaitu sebesar 325.44 watt peak, maka dari niliai tersebut didapatkan selisih daya maksimum sebesar 1.602 watt peak. Dari nilai tersebut maka di dapatkan persentase deviasi pada modul surya jenis Monocrystalline sebesar 2.789%. Selain itu di dapatkan nilai efisiensi nya yaitu sebesar 18.82%.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Modul Surya, Pengujian, Standarisasi, Efisiens |
| Subjects: | T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering |
| Depositing User: | Sri Lestari |
| Date Deposited: | 22 Apr 2025 08:10 |
| Last Modified: | 22 Apr 2025 08:10 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/16547 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
