NURUL INDAH APRILIANI, . (2025) Efektivitas Dalam Penegakkan Hukum Mengenai Penjualan Akun Secara Ilegalaplikasi Streaming (Netflix) Sesuai Dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta (Studi Lapangan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Di Jakarta Selatan). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (931kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (298kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (364kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (212kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (290kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (203kB) |
|
|
Text
Jurnal Nurul Indah.pdf Restricted to Registered users only Download (187kB) |
Abstract
Perkembangan teknologi saat ini memudahkan kehidupan manusia masa kini apalagi dengan adanya internet. Dengan internet kita bisa tersambung dengan belahan dunia manapun dan melakukan banyak hal termasuk jual beli secara virtual atau online. Namun ada sedikit kekurangan dari perkembangan ini, yakni sulitnya menjaga semuanya agar tetap sesuai dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta. Hal ini memunculkan suatu fenomena jual beli akun aplikasi streaming secara ilegal di media sosial. Hal ini tentu menyalahi Hak Ekonomi dari pemegang Hak Cipta yakni pihak Netflix atas aplikasi komputer yang dimilikinya. Adapun permasalahan dalam skripsi ini adalah mengenai efektivitas dalam penegakkan hukum mengenai penjualan akun secara ilegal aplikasi streaming (Netflix) sesuai dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta. Kemudian tindakan apakah yang bisa dilakukan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual dalam menghadapi fenomena ini. Metode yang digunakan adalah metode Yuridis Empiris yang merupakan jenis penelitian hukum sosiologis dan dapat disebutkan dengan penelitian secara lapangan, yang mengkaji ketentuan hukum yang berlaku serta yang telah terjadi didalam kehidupan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektifnya suatu hukum ditentukan dari 5 faktor. Dari kelima faktor ini, salah satu faktor yang menonjol ialah dari faktor masyarakat, karena dalam kasus ini, masyarakat yang membeli akun-akun ilegal tersebut melanggar Hak Cipta, termasuk si penjual yang merupakan orang ketiga yang tidak memiliki izin dari Netflix. Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual dalam menangani kasus mengenai Hak Cipta adalah melalui laporan yang masuk yang nantinya petugas atau penyelidik dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual yang akan menanganinya yang apabila ditemukan adanya dugaan pelanggaran mereka akan melakukan penyelidikan dan apabila terbukti adanya pelanggaran maka akan lanjut penyidikan sampai pada akhirnya pemberkasan pengadilan. Kasus ini diperlukan adanya kerja sama dari semua kalangan agar dapat terciptanya hukum sesuai dengan hukum tertulis yang ada. Sehingga tidak akan menimbulkan kerugian bagi pihak manapun.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Depositing User: | Jejen Juanda |
| Date Deposited: | 09 Apr 2025 11:30 |
| Last Modified: | 09 Apr 2025 11:30 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/16484 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
