Perbuatan Melawan Hukum dalam Perjanjian Jual Beli Tanah yang Dilakukan dengan Itikad Tidak Baik oleh Pihak Ketiga (Analisis Putusan Mahkamah Agung Nomor 1268 K/Pdt/2021)

Umi Sa’adah, . (2024) Perbuatan Melawan Hukum dalam Perjanjian Jual Beli Tanah yang Dilakukan dengan Itikad Tidak Baik oleh Pihak Ketiga (Analisis Putusan Mahkamah Agung Nomor 1268 K/Pdt/2021). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (361kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (202kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (259kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (186kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (211kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (115kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (216kB)

Abstract

Jual beli tanah sudah menjadi hal yang sangat lumrah untuk mendapatkan tanah hingga terbit sertifikat hak atas tanah. Terbitnya sertifikat hak atas tanah haruslah memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi pemilik tanah. Namun hal tersebut nyatanya belum terjamin, karena jual beli terdapat itikad tidak baik dari pihak perantara atau biasa disebut broker properti tanah seperti yang ada dalam putusan mahkamah agung nomor 1268 K/Pdt/ 2021. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah (1) Bentuk perbuatan melawan hukum dalam perjanjian jual beli tanah yang dilakukan dengan beritikad tidak baik oleh pihak ketiga dalam putusan mahkamah agung nomor 1268 K/Pdt/2021? (2) Bentuk keadilan hukum terhadap pembeli yang beritikad baik dalam perjanjian jual beli tanah yang dilakukan dengan itikad tidak baik oleh pihak ketiga dalam putusan mahkamah agung nomor 1268 K/Pdt/2021? Tujuan abstrak ini adalah untuk menganalisis perbuatan melawan hukum dalam perjanjian jual beli tanah yang dilakukan dengan itikad tidak baik oleh pihak ketiga. Metode penelitian ini adalah normative yuridis yang menggunakan cara pendekatan kualitatif. Hasil pembahasan ini adalah bahwa pihak ketiga telah melakukan itikad tidak baik terhadap pembeli yang sah, pihak ketiga mengatasnamakan sertifikat hak milik yang bukan miliknya. Pihak ketiga tidak memberikan informasi yang jelas dan tidak mendaftarkan nama pembeli yang sah. Pembeli yang beritikad baik mendapatkan keadilan hukum dari majelis hakim karena pemebeli yang beritikad baik harus dilindungi dengan Undang-Undang tertera pada Pasal 531 KUHPerdata. Dan akibat hukum yang diperoleh pihak ketiga adalah batal demi hukum karena tidak mempunya kekuatan hukum dan akibat hukum. Kata Kunci: Perbuatan Melawan Hukum (PMH), Beritikad Baik dan Beritikad Buruk, Keadilan Hukum.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Perbuatan Melawan Hukum (PMH), Beritikad Baik dan Beritikad Buruk, Keadilan Hukum
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Rizky Andika
Date Deposited: 22 Mar 2025 03:57
Last Modified: 22 Mar 2025 03:57
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/16462

Actions (login required)

View Item View Item