Septian Tri Suryadani, . (2024) Prinsip Kepastian Hukum terhadap Pertimbangan Hakim dalam Perkara Wanprestasi Ditinjau Berdasarkan Pasal 1338 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Analisis Putusan Pengadilan Negeri Nomor 1033/Pdt.G/2021/PN JKT.SEL). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (904kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (142kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (244kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (20kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (249kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (11kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (221kB) |
Abstract
Salah satu klausula dalam perjanjian sewa menyewa yang apabila tidak dilakukan oleh salah satu pihak, misalnya Pihak Kedua (penyewa) melakukan perubahan fungsi atas obyek sewa tanpa pemberitahuan kepada Pihak Pertama (yang menyewakan atau pemilik), maka dalam hal ini si penyewa lalai atau wanprestasi. Klausula bahwa para pihak sejak pembuatan perjanjian sewa-menyewa harus bersikap terbuka dan tidak ada yang disembunyikan untuk menjamin dapat dilaksanakannya perjanjian. Formulasi itikad baik dalam perjanjian sewa-menyewa rumah kantor dibuat dengan mengakomodir hak dan kewajiban para pihak. Seperti dalam Perkara Nomor 1033/Pdt.G/2021/Pn Jkt.Sel Dimana pihak penyewa melakukan wanprestasi dengan tidak menjalankan kewajiban atas perjaniian sewa menyewa satuan rumah susun yang disepakati. Adapaun dalam penelitian ini permasalahan yang akan dibahas adalah Bagaimana Implikasi Pertimbangan Hakim Terhadap Putusan Yang Dikeluarkan Dalam Prespektif Kepastian Hukum dan Bagaimana Akibat Hukum Putusan Pengadilan Perkara Nomor : 1033/Pdt.G/2021/Pn Jkt.Sel Terhadap PT. Graha Rayhan Tri Putra. Metode dalam penelitian ini adalah normative yang bertujuan untuk meneliti dan mengkaji tentang hukum sebagai norma, aturan, asas hukum, prinsip hukum, doktrin hukum, teori hukum dan kepustakaan lainnya untuk menjawab permasalahan hukum yang diteliti. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis kualitatif, yaitu analisis yang berusaha menjelaskan tentang kualitas bahan-bahan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa majelis hakim dalam Putusan Nomor 1033/Pdt.G/2021/Pn Jkt.Sel tidak teliti dan cermat dalam membuat pertimbangan hukum atas permohonan sita Jaminan yang diajukan penggugat dengan tidak memuat dasar hukum serta fakta-fakta persidangan. akibat hukum yang timbul dalam Putusan Nomor 1033/Pdt.G/2021/PN Jkt.Sel amar putusannya majelis menyatakan Para Tergugat telah melakukan wanprestasi dan harus membayar ganti rugi sebagaimana yang diminta oleh Penggugat yakni PT. Graha Rayhan Tri Putra. Dalam putusan a quo majelis hakim menolak adannya sita jaminan yang dimohonkan oleh Penggugat dalam isi gugatannya tersebut dengan alasan hukum yang tepat dan jelas sehingga hal ini menimbulkan ketidakpastian hukum bagi pihak PT. Graha Rayhan Tri Putra selaku penggugat. Kata Kunci: Pertimbangan Hakim, Kepastian Hukum, Sita Jaminan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pertimbangan Hakim, Kepastian Hukum, Sita Jaminan |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Rizky Andika |
| Date Deposited: | 22 Mar 2025 03:36 |
| Last Modified: | 22 Mar 2025 03:36 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/16460 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
