Samuel Halomoan Hasugian, . (2024) Analisis Kelayakan Pemutus Tenaga (PMT) 150 KV Bay Lengkong Baru 1 Berdasarkan Data Hasil Pemeliharaan di Gardu Induk Serpong. Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (435kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (135kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (486kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (166kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (248kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (126kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (310kB) |
Abstract
Pemutus tenaga peralatan yang sangat penting dalam sistem transmisi tenaga listrik yaitu sebagai peralatan pengalih mekanis yang kuat untuk menutup, mengalihkan, dan memutus arus beban dalam keadaan normal dan keadaan tidak normal sesuai dengan ratingnya. PMT yang tidak handal dapat mengakibatkan aliran pasokan listrik ke beban terganggu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan pemutus tenaga yang ada di site agar dapat mengansitipasi hal – hal yang tidak diinginkan dalam penyaluran sistem tenaga listrik, serta untuk menilai penerapan dan kehandalan PMT setelah pengujian internal selama pemeliharaan rutin dua tahunan. Metode yang digunakan untuk penelitian ini antara lain dengan melakukan pengujian tahanan isolasi, tahanan kontak, tahanan pentanahan, dan keserampakan kontak. Setelah itu hasil pengujian dibandingkan dengan standard SPLN dan Internasional. Alat yang digunakan pada penelitian ini antara lain Megger, Omicron, dan Earth Resistance Tester. Hasil nilai pengujian tahanan isolasi rata-rata yaitu 227.788,8 MΩ, nilai ini masih memenuhi persyaratan sesuai standard VDE (catalogue 228/4) adalah diatas dari 150 MΩ . Hasil nilai pengujian tahanan kontak rata-rata yaitu 37,74 µΩ, nilai ini masih memenuhi persyaratan dalam standard IEC 60694 adalah dibawah dari 50 µΩ. Hasil nilai pengujian tahanan pentanahan nilai rata-rata yaitu 0,075 Ω, nilai ini masih memenuhi persyaratan sesuai dalam standard IEEE std 80 : 2000 adalah dibawah dari 1 Ω. Hasil nilai pengujian keserampakan kontak pada posisi PMT open yaitu 2,7 ms dan 0,9 ms. Pada posisi PMT close yaitu 1,6 ms dan 1,7 ms, nilai ini masih memenuhi persyaratan sesuai dengan standard SPLN No 52-1 1984 adalah selisih waktu kurang dari 10 ms. Dengan demikian, kineja PMT dapat dikatakan berfungsi dengan baik dan hasil pengujian telah memenuhi standard. Kata kunci: Pemutus Tenaga, Tahanan Isolasi, Tahahan Kontak, Tahanan Pentanahan, Keserampakan Kontak.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pemutus Tenaga, Tahanan Isolasi, Tahahan Kontak, Tahanan Pentanahan, Keserampakan Kontak |
| Subjects: | T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Electronics and Computer Science |
| Depositing User: | Agus Sugiarto |
| Date Deposited: | 03 Jan 2025 06:39 |
| Last Modified: | 03 Jan 2025 06:39 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/16186 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
