Pengelompokan Kabupaten/Kota Menggunakan Metode K-Means di Provinsi Gorontalo Berdasarkan Indikator Indeks Pembangunan Manusia

Sri Intani, . (2024) Pengelompokan Kabupaten/Kota Menggunakan Metode K-Means di Provinsi Gorontalo Berdasarkan Indikator Indeks Pembangunan Manusia. Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (745kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (337kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (458kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (234kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (390kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (134kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (342kB)

Abstract

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) adalah salah satu indikator penting dalam mengukur atau mengevaluasi kemajuan suatu masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, serta mengukur kesejahteraan dan perkembangan suatu wilayah. IPM mencakup tiga dimensi utama, yaitu harapan hidup, tingkat pendidikan, dan pendapatan per kapita, dan berfungsi sebagai alat yang berguna dalam memahami tingkat pembangunan manusia di berbagai daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo berdasarkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dengan tujuan untuk memahami distribusi dan perbedaan tingkat pembangunan manusia di wilayah tersebut. Dalam konteks penelitian ini, analisis data dimulai dengan melakukan analisis cluster untuk pengelompokan data. Penelitian ini menerapkan analisis klaster dengan metode K-Means. Analisis cluster dengan metode K-Means termasuk dalam kategori partitional clustering, yang memisahkan data menjadi k bagian terpisah, dengan setiap bagian mewakili sebuah cluster. Dengan menggunakan algoritma K-Means Clustering, kabupaten/kota di cluster atau dikelompokkan menjadi tiga bagian yaitu tertinggi, sedang, dan rendah. Cluster 1 terdiri dari Kota Gorontalo yang memiliki IPM tertinggi dengan indikator dominan pada pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Strategi peningkatan di cluster ini harus fokus pada mempertahankan kualitas di semua variabel tersebut. Cluster 2 mencakup Kabupaten Boalemo, Kabupaten Gorontalo, dan Kabupaten Bone Bolango dengan IPM sedang, menunjukkan keseimbangan antara pendidikan dan ekonomi. Peningkatan akses pendidikan dan pembangunan ekonomi menjadi fokus utama di cluster ini. Cluster 3 yang terdiri dari Kabupaten Pohuwato dan Kabupaten Gorontalo Utara memiliki IPM rendah dan memerlukan peningkatan di semua aspek, yaitu kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Kata Kunci: analisis cluster, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), K-Means Clustering.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: analisis cluster, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), K-Means Clustering
Subjects: Q Science > QA Mathematics
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Mathematics
Depositing User: Agus Sugiarto
Date Deposited: 19 Dec 2024 07:27
Last Modified: 19 Dec 2024 07:27
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/16066

Actions (login required)

View Item View Item