Muhamad Maulana, . (2023) Karakterisasi Nitrogen Dope – Graphene Nanosheet Dari Tempurung Kelapa Dengan Suhu Pemanggangan 150° C Dan Suhu Pirolisis 650° C, 700° C Dan 750° C Sebagai Elektroda Baterai. Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (652kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (205kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (270kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (387kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (215kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (51kB) |
|
|
Text
jurnal.pdf Restricted to Registered users only Download (426kB) |
Abstract
Permasalahan graphene melibatkan tantangan produksi massal dengan biaya rendah dan kualitas seragam. Sementara karakteristiknya mencakup kekuatan mekanis yang tinggi, konduktivitas termal yang baik, dan konduktivitas listrik yang luar biasa. Namun, seringkali sulit untuk mencapai semua karakteristik ini secara bersamaan dalam aplikasi praktis. Variabilitas struktural dan kemurnian graphene dapat mempengaruhi konduktivitasnya. Selain itu, adanya defek atau impuritas dalam struktur graphene juga dapat membatasi kemampuan konduktifitasnya. Upaya terus-menerus dilakukan untuk mengatasi tantangan ini agar graphene dapat digunakan secara optimal dalam aplikasi konduktif. Saat ini tempurung kelapa belum banyak diperhatikan oleh masyarakat luas, tempurung kelapa banyak menghasilkan limbah yang terbuang sia-sia. Fenomena utama yang mungkin diamati adalah pencarian suhu optimal yang menghasilkan karakteristik terbaik bagi elektroda baterai. Proses pembentukan grafena nanosheet dari tempurung kelapa melibatkan perubahan morfologi dan orientasi kristal. Pengaturan suhu dalam pemanggangan dan pirolisis akan mempengaruhi struktur lapisan grafena yang dihasilkan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisa hasil sintesis graphene nanosheet (GNS) dari tempurung kelapa menggunakan pengujian FTIR dan daya hantar listrik (DHL) graphene nanosheet (GNS). Sampel uji dibuat dengan cara pemanggangan pada suhu 150°C dan pirolisis pada suhu 650°C, 700°C, dan 750°C. Metode pengujian FTIR dan pengujian konduktivitas dengan Multitester. Dari hasil pengujian disimpulkan bahwa dengan pemanggangan pada suhu 150°C dan pirolisis pada suhu 650°C, 700°C, dan 750°C, tempurung kelapa berhasil diolah menjadi graphene, dan pada pengujian graphene murni, hasil pengujian Fourier transform Infrared Spectroscopy (FTIR) menunjukan puncak gugus fungsional O-H, C=C, C=O, dan C-O-C hanya terlihat pada pengamatan bentuk gelombang, hasil uji konduktifitas listrik menurun jika volatse tegangan lisrtik dinaikan. Konduktifitas listrik Graphene Nanosheet dari tempurung kelapa dengan suhu pemanggangan 150℃ dan suhu pirolisis 650° C, 700° C dan 750° C sebagai elektroda baterai menunjukkan bahwa DHL Graphene pada tegangan 40V – 55V mengalami penurunan secara signifikan. Semakin besar voltase tegangan semakin kecil daya hantar listrik yang dihasilkan. Kata kunci : Graphene, FTIR, Pirolisis, Daya Hantar Listrik
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Graphene, FTIR, Pirolisis, Daya Hantar Listrik |
| Subjects: | T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences |
| Depositing User: | Yeni Ratnasari |
| Date Deposited: | 09 Dec 2024 07:49 |
| Last Modified: | 09 Dec 2024 07:49 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/15847 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
