Perlindungan Hukum Terhadap Pemegang Akta Cessie Atas Pelaksanaan Eksekusi Pengadilan (Analisis Penetapan Eksekusi Pengadilan Agama Bangil Nomor 1/Pdt.Eks/2022/Pa.Bgl)

Fahrul Ramadan, . (2024) Perlindungan Hukum Terhadap Pemegang Akta Cessie Atas Pelaksanaan Eksekusi Pengadilan (Analisis Penetapan Eksekusi Pengadilan Agama Bangil Nomor 1/Pdt.Eks/2022/Pa.Bgl). Masters thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (725kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (251kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (313kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (210kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (321kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (9kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (223kB)

Abstract

Perjanjian kredit merupakan perjanjian pendahuluan dari proses penyerahan uang antara Pihak Kreditur dengan Pihak Debitur. Dalam penelitian ini perjalanan pelaksanaan Perjanjian Kredit tersebut tidak dapat dilunasi oleh Debitur, sehingga dilakukanlah Cessie dari Debitur lama kepada Debitur baru yang disertai dengan pencatatan perubahan nama dalam sertipikat yang menjadi obyek tanggungan tersebut di Kantor Pertanahan. Beberapa tahun setelah sertipikat tersebut dibaliknama, timbul gugatan sengketa syariah di Pengadilan Agama Bangil tanpa menarik Debitur baru pemegang akta cessie yang telah menguasai dan melakukan balik nama sertipikat tersebut sebagai pihak. Putusan Pengadilan Agama Bangil menyatakan Tergugat telah melakukan perbuatan hukum dan obyek tanah yang dimiliki oleh pemengang cessie disita dan dilakukan pelelangan oleh Pengadilan Agama Bangil berdasarkan penetapan eksekusi Pengadilan Agama Bangil Nomor 1/Pdt.Eks/2022/PA.Bgl. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menemukan rekonseptualisasi pengaturan terkait proses cessie yang dapat memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi pihak yang melakukan cessie dari tuntutan hukum dan sita pengadilan. Adapun permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana keabsahan proses baliknama sertipikat di kantor pertanahan berdasarkan akta cessie dan bagaimana bentuk perlindungan hukum bagi pemegang akta cessie yang tidak ditarik sebagai pihak atas pelaksanaan eksekusi yang dilakukan oleh Pengadilan Agama Bangil atas obyek cessie tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian normatif dikarenakan adanya kekosongan norma yang mengatur peralihan hak atas tanah dengan menggunakan cessie sebagaimana dalam Pasal 37 Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 Tentang Pendaftaran tanah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan pendekatan konsep (conceptual approach) dan pendekatan kasus (case approach). Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan pertama: kebasahan proses balik nama sertipikat di kantor pertanahan berdasarkan akta cessie adalah sah menurut hukum. Kedua: Bentuk perlindungan hukum bagi pemegang akta cessie atas pelaksanaan eksekusi berdasarkan Penetapan Pengadilan Agama Bangil adalah dengan mengajukan upaya hukum luar biaya yaitu dengan mengajukan Derden Verzet ke Pengadilan Negeri dimana obyek tanah tersebut berada yaitu Pengadilan Negeri Bangil berdasrkan Rumusan kamar PERDATA UMUM/18/SEMA 7 2012 sesuai dengan penjelasan Pasal 50 ayat (2) paragraf ke 3 Nomor 3 Undang-undang Peradilan Agama.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Cessie, Eksekusi, Putusan Pengadilan
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Sri Lestari
Date Deposited: 14 Nov 2024 07:50
Last Modified: 14 Nov 2024 07:50
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/14802

Actions (login required)

View Item View Item