Pengaruh Kesadaran Tata Tertib Peserta Didik Terhadap Hasil Belajar Di Smp Negeri 18 Kota Tangerang Selatan (Studi Korelasi Di Smp 18 Kota Tangerang Selatan)

ISNAH, . (2022) Pengaruh Kesadaran Tata Tertib Peserta Didik Terhadap Hasil Belajar Di Smp Negeri 18 Kota Tangerang Selatan (Studi Korelasi Di Smp 18 Kota Tangerang Selatan). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER_0.pdf
Restricted to Registered users only

Download (639kB)
[img] Text
BAB_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (89kB)
[img] Text
BAB_2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (197kB)
[img] Text
BAB_3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (270kB)
[img] Text
BAB_4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (292kB)
[img] Text
BAB_5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6kB)
[img] Text
Jurnal Skripsi_Isnah.pdf
Restricted to Registered users only

Download (176kB)

Abstract

Hasil belajar adalah kemampuan yang di peroleh anak setelah melalui belajar. Dalam kegiatan belajar yang terprogram dan terkontrol yang di sebut sebagai kegiatan pembelajaran atau kegiatan intruksional, tujuan belajar telah ditetapkan lebih dahulu oleh guru. Anak yang berhasil dalam belajar ialah yang mencapai tujuan-tujuan pembelajaran atau tujuan-tujuan intruksional. Menilai pencapaian hasil pemeblajaran siswa merupakan tugas pokok seorang guru sebagai konsekuensi logis kegiatan pembelajaran yang telah di laksanakan. Penilaian hasil belajar merupakan komponen penting yang telah di terapkan. Kesadaran itu sendiri menurut KBBI ( Kamus Besar Bahasa Indonesia) mempunyai definisi yaitu “keinsafan, kesadaran mengerti akan harga dirinya yang timbul karena diperlakukan secara tidak adil”. Sedangkan pengertian lainnya tentang kesadaran ialah “hal yang dirasakan atau dialami oleh seseorang“, (Tim Penyusun Kamus P3B,1995:40). Kesadaran itu sendiri bersangkutan dengan sifat atau perilaku seseorang yang berhubungan dengan hati nurani setiap manusia jadi kesadaran tersebut tidak dapat dipaksakan tetapi dapat juga melalui penanaman paham maupun doktrin karena manusia itu sendiri merupakan makhluk Tuhan paling sempurnayang dianugerahi cipta, rasa dan karsa, jadi manusia dapat merasakan dengan pikiran dan secara sadar dalam melakukan suatu tindakan atau perbuatan. Seiring berkembangnya zaman, nilai-nilai kedisiplinan semakin memudar. Tata tertib sekolah hanya sebagai simbolis dan tidak dapat mengatur kehidupan disekolah. Kepatuhan yang tumbuh dikalangan peserta didik bukan karena sebuah keterpaksaan. Untuk menanamkan kedisiplinan tidak cukup hanya melalui tata tertib di sekolah yang harus di lakukan yaitu peningkatan kedisiplinan peserta didik melalui mata pelajaran pendidikan pancasila dan kewarganegaraan terhadap perilaku siswa, karena perilaku disiplin seseorang semakin hari semakin sulit di temukan, dimana-mana di terjadi perilaku tidak disiplin. Hasil belajar sendiri di dapat seorang siswa melalui proses belajar pada saat pembelajaran dikelas dari hasil belajar tersebut sangat menentukan bagi siswa itu sendiri.Hasil Belajar Siswa masalah belajar adalah masalah bagi setiap manusia, dengan belajar manusia memperoleh keterampilan, kemampuan sehingga terbentuklah sikap dan bertambahlah ilmu pengetahuan. Jadi hasil belajar itu adalah suatu hasil nyata yang dicapai oleh siswa dalam usaha menguasai kecakapan jasmani dan rohani di sekolah yang diwujudkan dalam bentuk raport pada setiap semester.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 08 Nov 2024 07:24
Last Modified: 08 Nov 2024 07:24
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/14618

Actions (login required)

View Item View Item