Kepastian Hukum Terhadap Kepemilikan Hak Atas Tanah Akibat Implementasi Sistem Publikasi Negatif Berunsur Positif Dalam Hukum Tanah Di Indonesia

Nuniek Setyorini, . (2024) Kepastian Hukum Terhadap Kepemilikan Hak Atas Tanah Akibat Implementasi Sistem Publikasi Negatif Berunsur Positif Dalam Hukum Tanah Di Indonesia. Masters thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (784kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (214kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (238kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (118kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (179kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (29kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (218kB)

Abstract

Kepastian hukum dalam bidang agraria ini berusaha dicapai oleh Pemerintah Indonesia dengan cara melakukan pendaftaran tanah. Pendaftaran tanah di Indonesia menganut sistem negatif berunsur positif, maksud dari sistem ini adalah sertipikat sebagai tanda bukti hak yang kuat, namun tidak mutlak. Pemerintah tidak menjamin isi dari akta tanah yang menjadi dasar dari pendaftaran tanah. Apabila ditemukan kesalahan dalam catatan pendaftaran tanah, maka isi dalam sertipikat dapat diubah berdasarkan putusan pengadilan atau aturan lain yang telah ditetapkan oleh undang-undang. Penelitian ini hendak menjawab masalah hukum berkenaan dengan kepastian hukum terhadap kepemilikan hak atas tanah akibat implementasi sistem publikasi negatif berunsur positif yang tercantum didalam UUPA dan sistem publikasi yang bisa memberikan kepastian hukum bagi pemilik hak atas tanah. Untuk menjawab masalah penelitian, penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis normatif, yaitu dengan pengumpulan data secara studi pustaka (library research) dengan bahan kajian utama yaitu hukum primer yang terdiri dari perundang-undangan, serta bahan hukum sekunder seperti buku-buku literatur, jurnal dan bahan hukum lainnya yang berkaitan dengan permasalahan dalam tesis ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, kepastian hukum terhadap kepemilikan hak atas tanah akibat implementasi Sistem Publikasi Negatif Berunsur Positif yang tercantum didalam UUPA belum sepenuhnya menegakkan kepastian hukum bagi pemegang sertipikat tanah. Seorang dan/atau lembaga sebagai pemegang sertipikat belum sepenuhnya dan/atau tidak mutlak mendapatkan kepastian hukum atas kepemilikan tanahnya selama masih ada pihak lain yang mampu membuktikan bahwa dia memiliki dasar yang lebih kuat atas kepemilikan tanah. Inkonsistensi regulasi pertanahan UUPA dengan PP 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah tidak seirama dan saling bertentangan, sehingga perlindungan dan kepastian hukum bagi pemegang hak atas tanah menjadi tidak jelas. Kedua, sistem publikasi positif yang paling ideal diterapkan pada sistem pendaftaran tanah di Indonesia dalam memberikan perlindungan hukum dan kepastian hukum kepada pemegang sertipikat hak atas tanah karena surat bukti hak merupakan alat bukti yang mutlak dan Negara menjamin kebenaran data fisik dan data hukum yang dicatat dalam dokumen bukti tersebut.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Kepastian Hukum, Hak Atas Tanah, Sistem Publikasi Tanah
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Sri Lestari
Date Deposited: 19 Oct 2024 02:57
Last Modified: 19 Oct 2024 02:57
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/14600

Actions (login required)

View Item View Item