Fadiyah Karimah, . (2024) Analisis Putusan Hakim Atas Hak Asuh Anak Yang Dijatuhkan Kepada Ayah Akibat Perceraian (Analisis Putusan Pengadilan Agama Bogor Nomor 439/Pdt.G/2023/Pa.Bgr). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
FILE COVERR.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
FILE BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (125kB) |
|
|
Text
FILE BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (263kB) |
|
|
Text
FILE BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (32kB) |
|
|
Text
FILE BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (151kB) |
|
|
Text
FILE BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (16kB) |
|
|
Text
FILE JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (172kB) |
Abstract
Setiap rumah tangga memiliki pertengkaran baik kecil maupun besar berdasarkan cara masing-masing pasangan menyikapinya. Adapun dampaknya, ketika pertengkaran tersebut diselesaikan tanpa rasa saling kasih sayang maka dapat menimbulkan hal yang tidak diinginkan seperti putusnya perkawinan. Perceraian mengakibatkan kerugian bagi kedua belah pihak, apalagi jika pasangan tersebut memiliki anak, maka anaklah yang paling merasakan dampaknya. Anak itu akan berpisah dari salah satu orang tua ketika orang tuanya bercerai. Menurut Undang-Undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974, suami istri yang bercerai tetap memiliki kewajiban sebagai orang tua, yaitu memelihara dan mendidik anak-anaknya, termasuk masalah keuangan yang timbul dari pemeliharaan dan pendidikan anak- anaknya. Kemudian, menurut hukum Islam pemeliharaan anak yang belum berumur 12 tahun adalah hak ibunya. Adapun permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana pelaksanaan hak asuh anak yang masih berumur dibawah 12 tahun. Apakah putusan hakim pengadilan pada putusan Nomor 439/Pdt.G/2023/PA.Bgr sudah memenuhi rasa keadilan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif dengan menggunakan data kepustakaan dari berbagai literatur buku, jurnal, peraturan perundang-undangan, dll. Analisis data dilakukan dengan cara normatif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan pelaksanaan hak asuh anak yang belum berumur 12 tahun diberikan kepada ayah dan bukan kepada ibu yang lebih berhak mendapatkannya. Putusan pengadilan pada putusan Nomor. 439/Pdt.G/2023/PA.Bgr belum memenuhi rasa keadilan karena diputuskan hanya menimbang berdasarkan keterangan dari satu pihak saja.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | perceraian, hak asuh anak, keadilan |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Sri Lestari |
| Date Deposited: | 15 Oct 2024 09:08 |
| Last Modified: | 15 Oct 2024 09:08 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/14518 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
