Fatrisius Rivaldo, . (2024) Analisis Yuridis Penjatuhan Pidana Terhadap Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana Kekerasan Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor.11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (Analisis Putusan Nomor : 3/Pid.Sus-Anak/2023/Pn Pn.Clp). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (864kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (292kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (507kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (162kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (237kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (13kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (261kB) |
Abstract
Pemberlakuan hukum terhadap pelaku anak masih belum sepenuhnya mendapat perlindungan yang sesuai. Putusan pengadilan cenderung pidana penjara walaupun pelaku masih di bawah 18 tahun. Dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak juga menegaskan bahwa anak yang berkonflik dengan hukum adalah anak yang berhadapan dengan hukum, anak yang menjadi korban tindak kejahatan, serta anak yang menjadi saksi. Adapun permasalahan yang akan penulis kaji dalam penelitian ini, adalah pelaksanaan hukum pidana materil terhadap tindak pidana kekerasan yang dilakukan oleh anak dalam Putusan Nomor 3/Pid.Sus.Anak/2023/PN.Clp, serta pertimbangan hakim terhadap surat rekomendasi ketua LPKA dalam menjatuhkan pidana terhadap tindak pidana kekerasan dalam Putusan Nomor 3/Pid.Sus.Anak/2023/PN.Clp.Dalam penelitian ini, metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan menggunakan data kepustakaan dari berbagai literatur buku, jurnal, peraturan perundang-undangan dll. Analisis data dilakukan dengan cara normatif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah Seorang anak di bawah umur dijatuhi pidana dalam kasus kekerasan berdasarkan Undang-Undang No. 11 Tahun 2012. Terdakwa terbukti melanggar Pasal 80 ayat (1) jo Pasal 76c Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2014 dan dihukum penjara 1 tahun 4 bulan di LPKA serta pelatihan kerja 3 bulan. Meskipun masih anak, hukuman tersebut dipertimbangkan kurang sesuai dan perlindungan khusus perlu diberikan sesuai undang-undang yang berlaku. Serta Hakim seharus mempertimbangkan masa depan anak dan keluarga korban yang telah memberikan maaf kepada pelaku kekerasan. Putusan Nomor 3/pid.sus-anak/2023/Pn.clp dinilai tidak memberikan keadilan untuk pelaku anak di bawah umur.Hakim seharusnya memutuskan mengembalikan anak kepada orangtua atau lembaga untuk mendidik karena masih muda dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya dan surat rekomndasi LPKS harus dipertimbangkan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Anak;Sistem Peradilan Anak , Pidana |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Sri Lestari |
| Date Deposited: | 15 Oct 2024 09:02 |
| Last Modified: | 15 Oct 2024 09:02 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/14516 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
