Siti Nuraini, . (2024) Eufemisme Dan Disfemisme Dalam Kolom Komentar Instagram Mengenai Isu Berita Pengesahan Uu Cipta Kerja (Kajian Semantik). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
FILE COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (670kB) |
|
|
Text
FILE BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (223kB) |
|
|
Text
FILE BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (196kB) |
|
|
Text
FILE BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (64kB) |
|
|
Text
FILE BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (229kB) |
|
|
Text
FILE BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (43kB) |
|
|
Text
AINI JURNAL SKRIPSI.pdf Restricted to Registered users only Download (181kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis dan fungsi eufemisme dan dis- femisme dalam kolom komentar instagram mengenai isu berita pengesahan uu cipta kerja. Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan jenis dan fungsi eufemisme dan disfemisme yang terdapat pada kolom komentar instagram yang membahas mengenai isu berita pengesahan UU Cipta Kerja tahun 2023. Teori yang digunakan yaitu teori mengenai jenis eufemisme dan disfemisme dikemukakan oleh Allan dan Burridge serta teori yang dikemukakan oleh Wijana. Data dalam penelitian ini yaitu berupa kata atau kalimat yang mengandung eufemisme dan disfemisme pada kolom komentar media sosial instagram mengenai pengesahan UU Cipta Kerja tahun 2023. Sumber data dalam penelitian ini adalah media sosial Instagram. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi, teknik baca dan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan berupa reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan 11 data berjenis eufemisme dan 11 data berjenis disfemisme. Secara fungsi, ditemukan fungsi eufemisme sebanyak 11 data dan fungsi disfemisme sebanyak 11 data. Eufemisme digunakan untuk mengganti- kan kata-kata yang mungkin menyinggung atau tidak menyenangkan, sementara disfemisme digunakan dengan tujuan menghina atau menyerang seseorang. Fenom- ena eufemisme dan disfemisme menunjukkan bahwa dalam konteks digital, kebebasan berekspresi bisa dimanfaatkan secara positif atau negatif, tergantung pada cara penggunaannya oleh individu. Kata kunci: Bahasa, Eufemisme, Disfemisme
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bahasa, Eufemisme, Disfemisme |
| Subjects: | P Language and Literature > P Philology. Linguistics |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Humanities |
| Depositing User: | Yeni Ratnasari |
| Date Deposited: | 10 Oct 2024 08:21 |
| Last Modified: | 10 Oct 2024 08:21 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/14433 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
