Helena Dwi Yansen, . (2024) Perlindungan Hukum Terhadap Pemilik Merek Pertama Yang Dilakukan Passing Off Oleh Pihak Lain Di Tinjau Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 Tentang Merek Dan Indikasi Geografis (Analisis Putusan Mahkamah Agung Nomor 161 K/Pdt.Sus-Hki/2023). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
FILE COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
FILE BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (238kB) |
|
|
Text
FILE BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (292kB) |
|
|
Text
FILE BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (162kB) |
|
|
Text
FILE BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (307kB) |
|
|
Text
FILE BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (123kB) |
|
|
Text
FILE JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (294kB) |
Abstract
Merek yang merupakan ciri khas dari barang hasil produksi oleh seseorang atau lebih (usaha berbadan hukum), persaingan ketat di dunia usaha membuat peran merek menjadi sangat penting sebgai bentuk pengenalan serta penanda suatu produk dan pembeda dengan produk yang lain. Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui upaya hukum yang dapat dilakukan pemilik merek pendaftar pertama yang digugat oleh pemilik merek lain dengan kesamaan merek sebagian dengan adanya indikasi passing off dan ratio decidendi Majelis Hakim dari putusan Mahkamah Agung nomor 161 K/Pdt.Sus-HKI/2023 jika dianalisis menggunakan prinsip first to file. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif dengan menggunakan data kepustakaan dari berbagai literatur buku, jurnal dan peraturan perundang-undangan. Analisis data dilakukan dengan cara normatif kualitatif. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus (case approach). Hasil penelitian menunjukan bahwa Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 memberikan perlindungan hukum untuk pemilik merek yang telah mendaftarkan mereknya berupaya perlindungan hukum preventif dan represif, serta upaya yang dapat dilakukan yaitu melalui jalur litigasi jalur non litigasi. Ratio decidendi majelis hakim dari putusan mahkamah agung nomor 161 K/Pdt.Sus-HKI/2023 telah memenuhi rasa keadilan karena diputus dengan menggunakan prinsip first to file.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perlindungan Hukum; Hak Kekayaan Intelektual; Merek; Passing off |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Sri Lestari |
| Date Deposited: | 10 Oct 2024 03:26 |
| Last Modified: | 10 Oct 2024 03:26 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/14407 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
