Tinjauan Yuridis Sengketa Pembagian Harta Warisan Kepada Ahli Waris Menurut Pasal 913 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Analisis Putusan Nomor 168/PDT/2020/PT.BDG)

Jennita Arda Irawan, . (2024) Tinjauan Yuridis Sengketa Pembagian Harta Warisan Kepada Ahli Waris Menurut Pasal 913 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Analisis Putusan Nomor 168/PDT/2020/PT.BDG). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (556kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (543kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (329kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (389kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (207kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (562kB)

Abstract

Sebagaimana diketahui bahwa pelanggaran terhadap Legitieme Portie mengakibatkan wasiat itu dapat dimintakan pembatalannya secara sederhana, dengan kata lain tidak dapat dilaksanakan. Dalam kasus ini, Ny. Tan Toan Hoa (pewaris) mewasiatkan harta peninggalan kepada 5 (lima) dari 7 (tujuh) anak-anaknya sebagai ahli waris melalui akta wasiat yang mana jelas-jelas telah melanggar bagian hak mutlak atau bagian yang dilindungi undang-undang dari ahli waris legitimaris dalam Pasal 913 KUHPerdata. Majelis Hakim dalam Putusan PN Bandung Nomor 435/Pdt.G/2018/PN.Bdg jo. PT Bandung Nomor 168/PDT/2020/PT.BDG menolak gugatan dan banding Soengkono sehingga Soengkono dan Dr. Soendoro tidak memperoleh bagian mutlaknya (legitieme portie) dari harta peninggalan (warisan) milik Alm Ny. Tan Toan Hoa berdasarkan Pasal 913 jo. 914 ayat (3) KUHPerdata yang mana mengakibatkan keduanya telah kehilangan perlindungan hak mutlaknya sebagai ahli waris legitimaris. Adapun permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana akibat hukum dari akta wasiat terhadap bagian mutlak ahli waris legitimaris dalam Putusan Nomor 168/PDT/2020/PT.BDG, dan bagaimana analisis Putusan Nomor 168/PDT/2020/PT.BDG dalam pembagian harta warisan menurut Hukum Perdata. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan melakukan studi dokumen terhadap putusan pengadilan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam perkara Putusan PT Bandung Nomor 618/PDT/2020/PT.BDG, wasiat yang dibuat oleh Ny. Tan Toan Hoa (pewaris) kepada hanya 5 (lima) dari 7 (tujuh) anak kandungnya jelas-jelas telah bertentangan dengan Pasal 913, 914, 920 dan 924 KUHPerdata karena pemberian wasiat tersebut telah melanggar legitieme portie (bagian mutlak) ahli waris lain, yakni Soengkono (Pembanding II semula Penggugat Intervensi) dan Dr. Soendoro yang mengakibatkan penggugat tidak mendapat pembagian harta warisan sama sekali. Putusan Nomor 618/PDT/2020/PT.BDG tersebut kurang tepat dikarenakan Majelis Hakim tidak memberikan perlindungan hukum terhadap bagian mutlak 2 (dua) ahli waris, yaitu Soengkono dan Dr. Soendoro yang telah dilanggar oleh pewaris dalam wasiat terkait pembagian harta warisan. Oleh karena itu, menurut Penulis berdasarkan Teori Keadilan Hukum sudah sepatutnya hakim Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi Bandung yang memutus perkara ini dapat mengabulkan permohonan banding para penggugat dengan membatalkan akta wasiat tersebut, dan juga seharusnya atas tuntutan legitieme portie hakim dapat memutus untuk melakukan inkorting terhadap harta peninggalan yang diwasiatkan Ny. Tan Toan Hoa tersebut kepada 7 (tujuh) anak-anaknya sebagai ahli waris sesuai dengan Pasal 920 dan 921 KUHPerdata. Kata Kunci: Pembagian Harta Warisan, Ahli Waris, Legitieme Portie, Wasiat.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Pembagian Harta Warisan, Ahli Waris, Legitieme Portie, Wasiat
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Agus Sugiarto
Date Deposited: 08 Oct 2024 05:11
Last Modified: 08 Oct 2024 05:11
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/14371

Actions (login required)

View Item View Item