Perlindungan Hukum Terhadap Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga Ditinjau Dari Undang -Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (Analisis Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara No: 622/Pid.Sus/2019/PN Jkt.Utr)

Gibran Revel Kazaly, . (2024) Perlindungan Hukum Terhadap Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga Ditinjau Dari Undang -Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (Analisis Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara No: 622/Pid.Sus/2019/PN Jkt.Utr). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (155kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (238kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (129kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (224kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (54kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (225kB)

Abstract

Korban dari Kekerasan Dalam Rumah Tangga, yang rata-rata adalah perempuan, haruslah mendapatkan perlindungan dari negara dan/atau masyarakat umum agar terhindar atau terlepas dari kekerasan maupun ancaman kekerasan, penyiksaan, dan perlakuan yang merendahkan derajat dan martabat kemanusiaan. Adapun tujuan dari Penelitian yang dilakukan dalam rangka penulisan skripsi ini adalah: Untuk mengetahui Pertimbangan dan bagaimana Putusan Majelis Hakim dalam perkara Nomor 622/Pid.Sus/2019/PN Jkt.Utr apakah sudah memenuhi rasa keadilan bagi korban dalam tindak pidana KDRT. Pendekatan yang dilakukan pada penelitian ini adalah Yuridis Normatif. Dikarnakan jenis penelitian yang digunakan adalah Yuridis Normatif, maka pendekatan yang dilakukan dalam tulisan ini adalah pendekatan melalui perundang-undangan (statute approach). Sebagaimana pertimbangan Majelis Hakim dengan perkara Nomor 622/Pid.Sus/2019/PN Jkt.Utr yang penulis teliti, Majelis Hakim membuat pertimbangan sehingga mengambil keputusan sebagaimana dimaksud. Berdasarkan pertimbangan tersebut penulis melihat bahwa Majelis Hakim dalam pertimbangnya tidak melihat dari sisi perlindungan hukum bagi sang korban. Dan putusan Majelis Hakim tidak melihat kerugian korban dari segi psikisnya. Dampak psikologis yang ditimbulkan akibat dari KDRT dapat berupa depresi, stress, tekanan sosial, ketidak stabilan emosional, dan lain sebaginya. Diharapkan agar penegak hukum seperti kepolisian, kejaksaan, komnas perempuan, komnas HAM, dan lain-lainnya dapat mengimplementasikan Undang-Undang PKDRT dengan semaksimal mungkin khususnya dalam tindak pidana KDRT agar dapat menjamin hak-hak korban sehingga tidak mendpat tindak kekerasan dan tindak pidana lainnya, diharapkan agar para pihak yang terkait dapat berperan aktif dan bekerja semaksimal mungkin untuk membantu para korban mendapatkan hak-haknya, memberikan sanksi pidana terhadap para pelaku KDRT dengan seberat-beratnya agar mencegah tindakan tersebut semakin marak dan para korban dari KDRT mendapatkan perlindungan dengan pasti oleh aparat penegak hukum terkait. Kata Kunci: Kekerasan Dalam Rumah Tangga, pertimbangan hukum, perlindungan hukum, PKDRT.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Kekerasan Dalam Rumah Tangga, pertimbangan hukum, perlindungan hukum, PKDRT
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Agus Sugiarto
Date Deposited: 08 Oct 2024 04:50
Last Modified: 08 Oct 2024 04:50
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/14367

Actions (login required)

View Item View Item