Abie Hasseld Muhammad, . (2024) Pembelaan Terpaksa Terhadap Tindak Pidana Pembunuhan Ditinjau Dari Pasal 338 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (Analisis Putusan Mahkamah Agung Nomor: 173/Pid.B/2021/PN. Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (963kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (180kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (251kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (107kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (161kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (50kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (199kB) |
Abstract
Pembelaan Terpaksa melampaui batas yang sering terjadi di Indonesia adalah suatu kasus yang terus ada sampai saat ini. Khusus nya pada pembelaan terpaksa yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang, penelitian ini untuk memahami bagaimana pertimbangan hakim dalam memutus perkara pembelaan terpaksa melampaui batas. Melalui studi kasus Putusan Nomor 173/Pid.B/2021/PN Wkb. Dengan mencakup pemahaman terhadap pembelaan terpaksa melampaui batas dan pertimbangan hakim dalam memutus perkara tersebut. Rumusan Masalah yang diangkat dalam judul penelitian ini adalah: 1. Apakah pembelan terpaksa itu melampaui batas yang ditinjau dari pasal 49 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. 2 bagaimana pertimbangan hakim dalam pembelaan terpaksa mengenai perkara tindak pidana pembunuhan Putusan Mahkamah Agung Nomor 173/Pid.B/2021/PN Wkb. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pembelaan diri yang dikemukan Van Bemmelen, dapat disimpulkan bahwa perbuatan pada noodweerexes perlampauan batas pembelaan terpaksa, yang disebabkan oleh suatu tekanan jiwa yang hebat karena adanya serangan orang lain yang mengancamnya. Penelitian skripsi ini menggunakan metode pendekatan penelitian hukum normatif yang berfokus pada analisis putusan, kemudian bahan Pustaka atau data sekunder yang juga dikenal sebagai penelitian doctrinal. Hasil analisis ini menunjukan pentingnya pembelaan terpaksa dalam mempertahankan hak yang dimiliki setiap orang, meskipun masih ada tantangan seperti kuranganya fakta lapangan. Dengan menggunakan pendekatan hukum normatif, penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang pembelaan terpaksa yang melampaui batas di Indonesia. Kata kunci: pembelaan terpaksa melampaui batas, pembunuhan, tindak pidana.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | pembelaan terpaksa melampaui batas, pembunuhan, tindak pidana |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Agus Sugiarto |
| Date Deposited: | 05 Oct 2024 02:40 |
| Last Modified: | 05 Oct 2024 02:40 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/14316 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
