Rian Ali Fikri, . (2024) Analisis Pengendalian Kualitas Pada Proses Buffing Produksi Sepatu Court Royale Menggunakan Metode Statistical Quality Control (Sqc) Dan Failure Mode And Effects Analysis (Fmea) Untuk Mengurangi Cacat Buffing Di PT. Adis Dimension Footwear. Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (277kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (124kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (289kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (135kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (447kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (115kB) |
|
|
Text
jurnal.pdf Restricted to Registered users only Download (285kB) |
Abstract
PT. Adis Dimension Footwear adalah sebuah perseroan yang berada di bidang industri manufaktur sepatu. Berdasarkan data yang peneliti dapatkan selama bulan Januari 2022 sampai Desember 2022 pada proses buffing di divisi bandknife terdapat cacat sebesar 3,073% dari total produksi sebanyak 1.537.160 pasang untuk produk sepatu court royale. Oleh karena itu perlu dilakukan pengendalian kualitas pada produk sepatu court royale. Pengendalian kualitas adalah suatu proses atau aktivitas yang dilakukan untuk memastikan bahwa produk yang dihasilkan memenuhi atau melebihi standar kualitas yang ditetapkan. Penelitian ini dilakukan guna menurunkan angka cacat yang terjadi menggunakan metode Statistical Quality Control (SQC) dan Failure Mode And Effects Analysis (FMEA). Berdasarkan hasil analisa SQC diperoleh jenis cacat dominan yaitu buffing tidak bersih sebesar 31,3%, over buffing sebesar 28,3%, dan robek/hancur sebesar 27,1%. Faktor pemicu cacat yaitu kurangnya kesadaran dan pemahaman pekerja mengenai setting yang tepat, kurangnya pengawasan, serta kurang perawatan pada mesin. Dengan analisa FMEA diketahui nilai RPN dengan level resiko “High” yaitu kurang pemahaman pekerja mengenai setting gerinda dan bantalan terlalu dekat sebesar 175, kurang kesadaran mengganti amplas sebesar 168, kurang pemahaman penggunaan amplas sebesar 168, kurang pemahaman setting gerinda dan bantalan terlalu jauh sebesar 144, kurang pemahaman teknik buffing sebesar 140, kurang pemahaman penggunaan gerinda sebesar 128, dan kurang pengawasan sebesar 120. Untuk perbaikan dilakukan sosialisasi peningkatan kedisiplinan dan pemahaman pekerja, dilakukannya pengawasan serta perawatan mesin secara berkala. Hasil penerapan usulan diketahui jumlah cacat mengalami penurunan sebesar 1,88% menjadi 1,191% untuk periode Februari hingga Juli 2023.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pengendalian Kualitas, Produk Sepatu, Statistical Quality Control (SQC), Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) |
| Subjects: | Z Bibliography. Library Science. Information Resources > ZA Information resources > ZA4050 Electronic information resources |
| Depositing User: | Sri Lestari |
| Date Deposited: | 03 Oct 2024 05:40 |
| Last Modified: | 03 Oct 2024 05:40 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/14278 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
