Kholif Munazar, . (2024) Analisis Kualitas Pengecatan Produk Tipe K2vg Dengan Metode Failure Mode And Effect Analysis Dan Fault Tree Analysis Di PT. Astra Honda Motor. Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (274kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (138kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (227kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (135kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (339kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (78kB) |
|
|
Text
jurnal.pdf Restricted to Registered users only Download (216kB) |
Abstract
PT Astra Honda Motor adalah perusahaan yang menjadi pionir dalam industri sepeda motor di Indonesia. PT Astra Honda Motor memproduksi macam-macam jenis motor seperti matic, bebek, dan sport. Pengamatan dilakukan pada bagian produksi Painting Plastic. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang menyenyebabkan cacat pada produk, menentukan tindakan perbaikan dan mengurangi jumlah cacat produk. Defect yang sering terjadi pada painting adalah kotor, tipis, meler, bercak, dan spoilage. Dimana persentase terbesar adalah tipis dengan 25,81%, kotor 24,03%, meler 19,68%, bercak 18,42%, dan spoilage 12,06%. Dalam hal ini tentu defect tersebut terbilang tinggi. Oleh sebab itu, dibutuhkan upaya pengendalian kualitas yang efektif. Dalam penelitian ini, metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA) digunakan untuk mengidentifikasi dan menganalisa defect yang terjadi. FMEA digunakan untuk menentukan nilai dari tingkat keparahan (severity), tingkat kejadian (occurence), dan tingkat deteksi (detection), yang kemudian dikalikan untuk memperoleh nilai Risk Priority Number (RPN). Nilai RPN ini menentukan prioritas cacat yang perlu diperbaiki terlebih dahulu. Defect dengan nilai RPN tertinggi yaitu pada defect kotor dengan nilai RPN sebesar 384. FTA digunakan untuk mengetahui akar penyebab defect yang terjadi. faktor utama penyebab cacat pada proses produksi part K2VG terdiri dari 4 faktor yaitu faktor material, mesin, manusia, lingkungan. Hasil atau tindakan perbaikan kualitas yang dilakukan yaitu melakukan pengawasan rutin terhadap tenaga kerja di tempat kerja untuk memastikan selalu fokus terhadap pekerjaan yang sedang dilakukan dan melakukan maintenance pada mesin secara keseluruhan tiap minggunya secara rutin.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | FMEA, FTA, RPN |
| Subjects: | Z Bibliography. Library Science. Information Resources > ZA Information resources > ZA4050 Electronic information resources |
| Depositing User: | Sri Lestari |
| Date Deposited: | 03 Oct 2024 05:37 |
| Last Modified: | 03 Oct 2024 05:37 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/14277 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
