Tinjauan Yuridis Tentang Kepastian Hukum Pertimbangan Hakim Terkait Dengan Penjatuhan Hukuman Berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (Analisis Putusan Nomor : 359/Pid.Sus/2020/PN Cbi)

Kevin Andrew Valentino, . (2024) Tinjauan Yuridis Tentang Kepastian Hukum Pertimbangan Hakim Terkait Dengan Penjatuhan Hukuman Berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (Analisis Putusan Nomor : 359/Pid.Sus/2020/PN Cbi). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (862kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (340kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (356kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (194kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (545kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (187kB)
[img] Text
JURNAL SKRIPSI-1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (286kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk pertimbangan hakim dan sanksi pidana bagi orang yang melakukan perdagangan manusia dan melakukan turut serta terhadap perdagangan manusia dalam putusan Nomor : 359/Pid.Sus/2020/PN Cbi. Untuk mencapai tujuan tersebut penulis menggunakan teknik pengumpulan data berupa penelitian pustaka dengan menggunakan metode kuantitatif yaitu menelaah suatu putusan pengadilan. Hasil penelitian ini menjelaskan tentang pertimbangan hakim dalam memutuskan suatu perkara tindak pidana perdagangan orang yang dimana pertimbangan hakim dalam memutuskan perkara tidak sesuai dengan yuridis dan filosofis hakim mengabaikan hakikat dari kejahatan perdagangan manusia, dimana kasus ini adalah kasus yang serius karena pada dasarnya kejahatan itu harus dihukum berat walaupun tidak ada penyiksaan secara verbal, tapi penyiksaan secara batin adalah bentuk dari penyiksaan dan kerugian secara materiil, maka dari itu penulis tidak setuju dengan putusan hakim yang hanya mengedepankan keringan bagi terdakwa tanpa melihat sisi korban yang sudah dirugikan sudah seharusnya terdakwa mendapatkan hukuman maksimal karena kejahatan perdagangan orang adalah kejahatan yang serius. Penulis juga tidak setuju dengan tidak diberikannya restitusi terhadap korban tindak pidana perdagangan orang pertimbangan hukum oleh hakim dalam menjatuhkan vonis perkara Nomor : 359/Pid.Sus/2020/PN Cbi belum tepat karena pelaku dijerat dengan pasal 2 ayat (1) UU RI No. 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang Jo. Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP, dengan pidana denda sebesar Rp. 120.000.000,- (seratus dua puluh juta rupiah) sub 2 (dua) bulan kurungan, dengan demikian hakim menjatuhkan hukuman 3 (tiga) tahun penjara.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Perdagangan orang, Penerapan hukum pidana materil.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: santi nurmalasari
Date Deposited: 22 Jul 2024 07:57
Last Modified: 22 Jul 2024 07:57
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/13809

Actions (login required)

View Item View Item