Penyelesaian Wanprestasi Dalam Perjanjian Sewa Menyewa Mobil Melalui Jalur Non Litigasi Berdasarkan Undang-Undang No 30 Tahun 1999 Tentang Arbritase Dan Alternatif Penyelesaian Sengketa (Studi Kasus di CV. Nabila Tata Mandiri Kabupaten Sukabumi)

Devi Erisandi, . (2024) Penyelesaian Wanprestasi Dalam Perjanjian Sewa Menyewa Mobil Melalui Jalur Non Litigasi Berdasarkan Undang-Undang No 30 Tahun 1999 Tentang Arbritase Dan Alternatif Penyelesaian Sengketa (Studi Kasus di CV. Nabila Tata Mandiri Kabupaten Sukabumi). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER_0.pdf
Restricted to Registered users only

Download (823kB)
[img] Text
BAB_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (390kB)
[img] Text
BAB_2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (322kB)
[img] Text
BAB_3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (276kB)
[img] Text
BAB_4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (329kB)
[img] Text
BAB_5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (148kB)
[img] Text
JURNAL SKRIPSI DEVI ERISANDI. (1).pdf
Restricted to Registered users only

Download (257kB)

Abstract

Kebutuhan alat transportasi khususnya mobil menjadi salah satu kebutuhan yang sangat tinggi bahkan bagi sebagian orang. Alat transportasi tersebut menajdi sangat penting untuk memenuhi segala kebutuhan nya dalam berbagai aktivitas seperti, pergi berlibur, ke tempat kerja dan sebagainya. Tetapi tidak semua orang memiliki mobil pribadi, sehingga dibutuhkan jasa penyewaan mobil. Didalam sewa menyewa kendaraan bermobil tentunya harus ada kesepakatan atau perjanjian yang dibuat secara tertulis antara kedua belah pihak, seperti dalam Pasal 1313 KUHPerdata, didalam suatu perjanjian harus ada yang mengikat agar satu sama lain terikat dalam undang-undang. Didalam Pasal 1548 KUHPerdata menjelaskan bahwa yang menyewakan memberikan barang kepada yang menyewanya dan penyewa mendapatkan uang dari barang yang sudah disewakannya. Akan tetapi pada kenyataannya banyak terjadinya suatu bentuk ingkar janji atau wanprestasi yang terjadi didalam perjanjian sewa menyewa mobil ini. Pasal 1238 KUHPerdata bermakna seseorang dinyatakan wanprestasi ketika orang tersebut tidak memenuhi prestasinya. Adapun permasalahan dalam skripsi ini adalah Bagaimana bentuk perjanjian sewa menyewa mobil di CV. Nabila Tata Mandiri. Bagaimana penyelesaian wanprestasi dalam perjanjian sewa menyewa mobil di CV. Nabila Tata Mandiri ditinjau dari Undang-undang no 30 tahun 1999. Metode penelitian yang digunakan adalah Yuridis-Empiris dengan mengumpulkan data dilapangan langsung dengan cara wawancara dengan orang terkait kemudian di analisa dengan cara normatif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perjanjian yang ada di CV. Nabila Tata Mandiri adalah perjanjian tertulis yang mempunya sipat perjanjian Baku, tetapi masih ada yang kurang dalam perjanjian nya seperti tidak menyebutkan Hak dan Tanggung Jawab pemberi sewa. Penyelesaian sengketa di CV. Nabila Tata Mandiri ketika terjadi wanprestasi adalah dengan cara Negosiasi atau kekeluargaan.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Penyelesaian sengketa, Wanprestasi, Perjanjian sewa menyewa
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: santi nurmalasari
Date Deposited: 22 Jul 2024 07:01
Last Modified: 22 Jul 2024 07:01
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/13802

Actions (login required)

View Item View Item