Hero Johansen, . (2023) Makna Petanda dan Penanda dalam Puisi Kuburan Kami Ada di Mana-Mana Karya Chalik Hamid (Studi Pendekatan Semiotika Ferdinand De Saussure). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER_1.pdf Restricted to Registered users only Download (491kB) |
|
|
Text
BAB_1.pdf Restricted to Registered users only Download (342kB) |
|
|
Text
BAB_2.pdf Restricted to Registered users only Download (713kB) |
|
|
Text
BAB_3.pdf Restricted to Registered users only Download (207kB) |
|
|
Text
BAB_4.pdf Restricted to Registered users only Download (446kB) |
|
|
Text
BAB_5.pdf Restricted to Registered users only Download (204kB) |
|
|
Text
Jurnal .pdf Restricted to Registered users only Download (318kB) |
Abstract
Pada dasarnya dalam sebuah puisi seseorang telah menciptakan suatu dunia sendiri melalui rangkaian-rangkaian kata yang berisi pesan atau gambaran suasana– suasana tertentu, baik fisik maupun batiniah. Puisi juga banyak menggambarkan suatu perjalanan kehidupan seseorang pada masa lalunya, Perjalanan tersebut bisa menggambarkan sebuah kegembiraan, kesedihan bahkan kekecewaan yang dialami penyair. Penelitian terhadap puisi Kuburan Kami Ada Di Mana-Mana karya Chalik Hamid bertujuan untuk mengetahui secara mendalam makna petanda dan penanda yang terdapat pada puisi Kuburan Kami Ada Di Mana-Mana. Pengungkapan tersebut dilakukan dengan cara mengidentifikasi tanda-tanda berupa teks atau kalimat dalampuisi yang telah tersaji, kemudian tanda-tanda tersebut dimaknai dengan realitas sosial yang terjadi pada saat itu. Penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian deskriptif kualitatif, dengan menggunakan pendekatan semiotika Ferdinand De Saussure yaitu dengan memilah apa yang dimaksud dengan Signifier (penanda) yaitu hal yang tertangkap oleh pikiran kita seperti tulisan, gambaran maupun suara dan Signified (petanda) yaitu makna yang tertangkap dalam pikiran. Hasil dari penelitian ini dari segi Signified (petanda) secara keseluruhan menkontruksikan penjelasan perasaan yang dirasakan Chalik Hamid pada saat itu seperti kekecewaan, kesedihan dan kemarahan, sedangkan aspek Signified (petanda) terdapat gambaran tentang situasi yang mencekam pada mahasiswa-mahasiswa eksil, seperti pencabutan paspor secara paksa yang dilakukan oleh pemerintahan Orde Baru, Meninggalnya mahasiswa-mahasiswa eksil di luar negeri, kuburan mahasiswa eksil yang tercecer diberbagai negara, kuburan mahasiswa eksil yang sudah hilang dan perlakuan diskriminasi yang dilakukan pemerintahan Orde Baru pada para mahasiswa eksil. Kata Kunci: Puisi, Makna, Petanda dan Penanda
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Puisi, Makna, Petanda dan Penanda |
| Subjects: | P Language and Literature > PN Literature (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Humanities |
| Depositing User: | Rizky Andika |
| Date Deposited: | 08 Jul 2024 06:54 |
| Last Modified: | 08 Jul 2024 06:54 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/13574 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
