Puguh Prastyawan, . (2023) Efektifitas Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Informasi dan Transaksi Elektronik Dengan Pendekatan Keadilan Restoratif (Studi Kasus Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri). Masters thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER_0.pdf Restricted to Registered users only Download (779kB) |
|
|
Text
BAB_1.pdf Restricted to Registered users only Download (333kB) |
|
|
Text
BAB_2.pdf Restricted to Registered users only Download (266kB) |
|
|
Text
BAB_3.pdf Restricted to Registered users only Download (269kB) |
|
|
Text
BAB_4.pdf Restricted to Registered users only Download (446kB) |
|
|
Text
BAB_5.pdf Restricted to Registered users only Download (75kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (383kB) |
Abstract
Penelitian Tesis ini dilatarbelakangi dari kenyataan bahwa pada penanganan penyelesaian perkara tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang terjadi seringkali penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri memilih untuk tidak memperpanjang proses perkara dan mengajak pihak korban/pelapor dan pelaku/terlapor menyelesaikannya melalui musyawarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara objektif mengenai penanganan perkara tindak pidana ITE dengan pendekatan keadilan di Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, dan efektifitas penyelesaiannya serta faktor-faktor yang mempengaruhi. Penelitian tesis ini termasuk ke dalam tipologi penelitian yuridis empiris dengan jenis dan sumber data primer dan data sekunder. Teknik pengumpul data menggunakan trianggulasi data yaitu telaah dokumen, wawancara, dan observasi, sehingga menghasilkan penelitian dalam bentuk preskriptif analitis melalui pendekatan lapangan dan pendekatan pustaka. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penanganan perkara tindak pidana ITE dengan pendekatan keadilan di Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri terhadap 3 contoh perkara ITE lebih menitikberatkan pada pemulihan keadilan baik secara konsep (tidak menitikberatkan pada penghukuman) dan secara proses (penyelesaian perkara yang melibatkan pelaku dan korban). Hasil dari pembahasan dapat disimpulkan bahwa penanganan perkara tindak pidana ITE dengan pendekatan keadilan restoratif harus memenuhi syarat formil dan materil dalam Perkap Polri Nomor 8 Tahun 2021, SE Kapolri Nomor SE/2/11/2021 dan STR Kapolri No 339/II/Res.1.1.1/2021 sebagai Pedoman bagi Penyidik dalam penyelesaian dengan pendekatan keadilan restoratif. Kemudian Efektifitas penyelesaian perkara tindak pidana ITE dengan pendekatan keadilan restoratif dapat sebagai alternatif dalam proses dialog langsung antara pelaku dan korban dalam mencapai musyawarah dan mufakat, Sebagai Pembuka Akses ke Keadilan, Sarana Rekonsiliasi, dan Sebagai Dasar Peringan Pidana. Dan juga faktor-faktor yang mempengaruhinya mencakup Faktor Hukum, secara yuridis formil penyelesaian perkara ITE berdasarkan keadilan restoratif belum ada ketentuan Undang-undang sebagai dasar hukumnya, Faktor penegak hukum terkait dengan power of discretion penyidik, Faktor Sarana dan Prasarana dalam hal belum tersedianya Laboratorium Digital Forensik yang sesuai dengan standar, Faktor Masyarakat, dan Faktor Budaya memaafkan yang ada di masyarakat cenderung kurang. Kata kunci: Keadilan Restoratif, Informasi dan Transaksi Elektronik, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keadilan Restoratif, Informasi dan Transaksi Elektronik, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Agus Sugiarto |
| Date Deposited: | 06 Jul 2024 03:43 |
| Last Modified: | 06 Jul 2024 03:43 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/13563 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
