Lydia Nuniek Agustina Utomo, . (2024) Perlindungan Hukum Terhadap Korban Kekerasan Seksual Yang Menjadi Objek Pornografi Dalam Perspektif Viktimologi (Analisa Putusan Pengadilan Negeri Depok Nomor 213/Pid.B/2022/Pn Dpk). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER_0.pdf Restricted to Registered users only Download (875kB) |
|
|
Text
BAB_1.pdf Restricted to Registered users only Download (158kB) |
|
|
Text
BAB_2.pdf Restricted to Registered users only Download (186kB) |
|
|
Text
BAB_3.pdf Restricted to Registered users only Download (87kB) |
|
|
Text
BAB_4.pdf Restricted to Registered users only Download (120kB) |
|
|
Text
BAB_5.pdf Restricted to Registered users only Download (8kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (182kB) |
Abstract
Indonesia adalah negara yang berlandaskan oleh hukum. Oleh karena itu, setiap warga negara Indonesia berhak mendapatkan pengakuan, jaminan, perlindungan dan kepastian hukum atau asas persamaan di hadapan hukum. Dalam beberapa kasus kejahatan, seringkali wujud perlindungan hukum yang diberikan kepada korban hanya terbatas pada aspek materiil saja, misalnya korban diberi hak untuk menuntut ganti kerugian kepada pelaku. Harapannya, setelah ganti rugi diberikan permasalahan (penderitaan) yang dihadapi oleh korban akan selesai. Padahal, seharusnya akibat yang diderita oleh seseorang sebagai akibat kejahatan (kekerasan) yang menimpa sangat kompleks, tidak hanya kerugian secara materiil, tetapi juga fisik dan psikis seperti kasus yang akan penulis bahas dalam skripsi ini terkait Putusan Pengadilan Negeri Depok Nomor 213/Pid.B/2022/PN Dpk mengenai tindak pidana yang menjadikan orang lain sebagai objek atau model muatan pornografi tanpa persetujuan dari korban dengan barang bukti sebanyak 20 (dua puluh) video dan foto yang dilakukan dari bulan Nopember 2021 sampai dengan bulan Maret 2022. Hal tersebut membuat korban mengalami penurunan nafsu makan dan tidur, korban juga merasa malu dan merasa tidak aman di rumah sendiri, bahkan korban tidak berani keluar rumah karena korban malu dengan tetangga sekitar. Berdasarkan hal tersebut, maka rumusan masalah dalam skripsi ini adalah bagaimana tinjauan viktimologi serta apakah penerapan sanksi pidana terhadap pelaku tindak pidana yang menjadikan orang lain sebagai objek atau model muatan pornografi dalam Putusan Pengadilan Negeri Depok No. 213/Pid.B/2022/PN Dpk sudah sesuai dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yuridis normative dengan menggunakan data kepustakaan dan berbagai literatur buku, jurnal, peraturan perundang-undangan, dll. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pertimbangan hakim dalam memberikan putusan masih belum memberikan efek jera kepada pelaku mengingat perilaku memberatkan dari terdakwa yaitu menimbulkan keresahan pada masyarakat serta memberikan trauma kepada korban.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kekerasan Seksual, Pornografi, Viktimologi, Perlindungan Hukum |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Sri Lestari |
| Date Deposited: | 28 Jun 2024 06:37 |
| Last Modified: | 28 Jun 2024 06:37 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/13305 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
