Melisa Dwi Utami, . (2024) Deviasi Dan Foregrounding Pada Kumpulan Puisi Jangan Mati Sebelum Berguna Karya Fitri Nganthi Wani (Kajian Stilistika). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (346kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (126kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (228kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (97kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (691kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (25kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (680kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan jenis deviasi yang terdapat pada Kumpulan puisi Jangan Mati Sebelum Berguna karya Fitri Nganthi Wani dan (2) mendeskripsikan jenis foregrounding yang terdapat pada kumpulan puisi Jangan Mati Sebelum Berguna karya Fitri Nganthi Wani. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Stilistika menurut Nurgiyantoro. Objek dalam penelitian ini adalah sebuah kumpulan puisi. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik simak, teknik sadap, dan teknik catat, yang kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Dari hasil penelitian, dapat diperoleh kesimpulan : (1). Terdapat lima jenis deviasi dalam kumpulan puisi Jangan Mati Sebelum Berguna, yaitu deviasi leksikal, deviasi fonologis, deviasi morfologis, deviasi sintaksis, dan deviasi grafologis. Jenis deviasi leksikal terdapat 20 data yang berupa: neologisme, kata yang maknanya tidak ada dalam kamus, bentukan kata baru yang berasal dari bahasa Inggris, dan bentukan kata baru yang berasal dari bahasa Jepang. Jenis deviasi fonologis terdapat 6 data yang berupa: penghilangan fonem /i/, penghilangan fonem /e/, penghilangan fonem /s/, dan penghilangan fonem /a/. Jenis deviasi gramatikal yang terdiri dari deviasi morfologis terdapat 12 data yang berupa: penghilangan bentuk afiksasi berupa prefiks me-, penghilangan bentuk afiksasi berupa prefiks meng-, penghilangan bentuk afiksasi berupa sufiks -an, penghilangan bentuk afiksasi berupa sufiks -kan, dan penghilangan bentuk afiksasi berupa prefiks peN-. Dan deviasi sintaksis terdapat 1 data yang berupa: bentuk penyimpangan berupa permutasi (pembalikan susunan) unsur kalimat. Jenis deviasi grafologis terdapat 5 data yang berupa: bentuk penyimpangan bahasa yang terdapat pada unsur ejaan (penyimpangan penulisan huruf) dan penulisan dua kata tetapi tanpa diberi spasi. (2). Terdapat dua jenis foregrounding dalam kumpulan puisi Jangan Mati Sebelum Berguna, yaitu foregrounding berjenis anafora dan foregrounding berjenis personifikasi. Jenis foregrounding anafora terdapat 19 data berupa: pengulangan kata yang sama pada awal larik-larik puisi. Dan jenis foregrounding personifikasi terdapat 7 data berupa: perumpamaan benda mati dengan sifat menyerupai manusia.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Deviasi, Foregrounding, Stilistika, Jangan Mati Sebelum Berguna. |
| Subjects: | P Language and Literature > PK Indo-Iranian |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Humanities |
| Depositing User: | Sri Lestari |
| Date Deposited: | 04 Jun 2024 03:25 |
| Last Modified: | 04 Jun 2024 03:25 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/12774 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
