Implementasi Penelitian Kemasyarakatan Sebagai Pertimbangan Penegak Hukum Dalam Upaya Diversi, Berdasarkan Undang-Undang No 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (Studi Pada Balai Pemasyarakatan Kelas I Tangerang)

Chika Panji Ardiansyah, . (2024) Implementasi Penelitian Kemasyarakatan Sebagai Pertimbangan Penegak Hukum Dalam Upaya Diversi, Berdasarkan Undang-Undang No 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (Studi Pada Balai Pemasyarakatan Kelas I Tangerang). Masters thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (215kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (183kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (110kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (264kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (12kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (299kB)

Abstract

Undang-undangNo 11 Tahun 20212 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak mengamanatkan untuk dilaksanakan pendekatan keadilan restorative dalam penyelesaian perkara anak. Hal tersebut salah satunya diupayakan melalui diversi yang mana didasarkan pada hasil penelitian kemasyarakatan yang dibuat oleh Pembimbing Kemasyarakatan. Penelitian kemasyarakatan dalam hal ini .menilai secara factual apa yang terjadi dengan pelaku dan korban. Sehingga di dalam kesimpulannya akan memberikan penilian yang benar-benar mengupayakan kepentingan terbaik untuk anak.Tujuan penelitian mengetahui dan menganalisis tentang Implementasi Penelitian Kemasyarakatan sebagai pertimbangan penegak hukum dalam upaya diversi dan hambatan pelaksanaan diversi yang didasarkan atas pertimbangan penelitian kemasyarakatan di Balai Pemasyarakatan Kelas I Tangerang.Metode penelitian ini menggunakan pendekatan Hukum Empiris dimana pendekatan penelitian yang diterapkan adalah sosiologi hukum. Adapaun sumber dan jenis data dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari studi lapangan wawancara dan observasi. Dan data sekunder diperoleh dari studi kepustakaan yang berkaitan dengan hukum dan pemasyarakatan. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Implemetasi Litmas sebagai pertimbangan penegak hukum dalam upaya diversi telah diupayakan dengan maksimal oleh Pembimbing kemasyarakatan. Balai melalui Pembimbing kemasyarakatan selaku penegak hukum yang bertanggung jawab membuat Litmas sesuai permintaan aparat penegak hukum dalam penanganan perkara anak.Kendalaya antara lain tidak adanya punishment kepada penegak hukum yang tidak mempertimbangkan rekomendasi Litmas dalam upaya diversi dan menjalankan tahapan diversi, masih adanya persepsi berbeda terhadap pelaksanaan penanganan kasus anak yang menimbulkan perbedaan implementasi Sistem Peradilan Pidana Anak dan kecenderungan keengganan penegak hukum untuk melaksanakan pendidikan dan pelatihan sistem peradilan pidana anak yang dilakukan oleh luar instansi penegak hukum,Pk tidak memiliki aplikasi atau satu sistem yang terintegrasi dengan penegak hukum lainnya untuk memonitor kasus yang ditanganinya.Persepsi masyarakat yang mempersepsikan tentang Pk yang dianggap seperti penasihat hukum pelaku oleh pihak korban/keluarga korban dan ketidak pahaman Sistem Peradilan Pidana Anak,Budaya dan pola pikir punitif masyarakat yang berimplikasi penyelesain masalah tindak pidana dengan menderitakan dan memenjarakan

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Keadilan Restorative,Penelitian Kemasyarakatan,Anak
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Sri Lestari
Date Deposited: 29 May 2024 06:18
Last Modified: 29 May 2024 06:18
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/12658

Actions (login required)

View Item View Item