Ari Priyanto, . (2022) Pelaksanaan Asas Equality Before The Law Terhadap Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Lapas Kelas 1 Cipinang. Masters thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (534kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (392kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (327kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (355kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (226kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (94kB) |
|
|
Text
Jurnal.pdf Restricted to Registered users only Download (666kB) |
Abstract
Esensi dari negara hukum yaitu terwujudnya supremasi hukum sebagai sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dalam negara hukum, kedudukan warga negara demikian pula pejabat pemerintah adalah sama, tidak ada perbedaan di muka hukum. Persamaan dihadapan hukum atau equality before the law adalah salah satu asas terpenting dalam hukum modern. Asas equality before the law yakni persamaan kedudukan dihadapan hukum, maka tidak lepas dari hak asasi manusia. Undang- Undang Nomor 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia dalam Pasal 2, berisi ketentuan Negara Indonesia mengakui dan menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia, Hak Asasi Manusia dan kebebasan dasar manusia. Penerapan dari asas equality before the law dilaksanakan oleh aparat penegak hukum, salah satunya yaitu Lembaga Pemasyarakatan. Diatur dalam Undang- Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang pemasyarakatan. Salah satunya yaitu berkaitan dengan penerapan asas equality before the law di dalam Lembaga Pemasyarakatan terhadap narapidana yang sedang menjalani masa pidana didalamnya. Penelitian mengambil lokus di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Cipinang dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan asas equality before the law terhadap narapidana dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Cipinang serta kendala yang dialami selama proses penerapannya. Metode penelitian yang digunakan adalah empiris atau non-doctrinal research (social legal research) untuk mengetahui keadaan yang terjadi di dalam praktek. Hasil dari penelitian yang dilakukan pelaksanaan asas equality before the law terhadap narapidana dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Cipinang yaitu: pembinaan yang dapat terlaksana secara konfrehensif terhadap narapidana. Hal tersebut dikarenakan oleh terapi medis dan rehabilitasi sosial, serta program pembinaan. Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Cipinang berusaha dan berupaya semaksimalnya untuk tetap berpegang pada asas hukum yang berlaku. Namun, tidak dipungkiri bahwa pelaksanaan asas equality before the law ternyata juga masih kurang maksimal karena beberapa hal dan faktor yang mempengaruhinya. Adapun hambatan tersebut yaitu; terdapat faktor internal dan eksternal. Internal terdiri dari, jumlah napi yang over kapasitas, akibat nya sarana dan prasana yang tersedia kurang memenuhi kebutuhan narapidana (kurang maksimal), narapidana dengan latar belakang memiliki jabatan, financial, posisi atau faktor sosial yang berpengaruh di masyarakat yang mampu mengintimidasi petugas, serta petugas yang inkonsistensi dan kurang berintegritas tinggi pada pekerjaan. Sedangkan eksternal yaitu pengaruh dari keluarga napi dan kurangnya evaluasi dan monitoring maksimal dari pusat terhadap lembaga pemasyarakatan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pembinaan, Narapidana, Asas Equality Before the Law |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Enas Nasrulloh |
| Date Deposited: | 03 Jan 2024 06:50 |
| Last Modified: | 03 Jan 2024 06:50 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/12018 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
