Muhamad Nurul Badri, . (2023) Peran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Dalam Implementasi Tindak Pidana Korupsi Guna Mendukung Kegiatan Penyelidikan dan Penyidikan ( Studi Kasus Unit Kriminal Khusus (Krimsus) Polres Tangerang Selatan ). Masters thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER_0.pdf Restricted to Registered users only Download (851kB) |
|
|
Text
BAB_1.pdf Restricted to Registered users only Download (241kB) |
|
|
Text
BAB_2.pdf Restricted to Registered users only Download (230kB) |
|
|
Text
BAB_3.pdf Restricted to Registered users only Download (25MB) |
|
|
Text
BAB_4.pdf Restricted to Registered users only Download (236kB) |
|
|
Text
BAB_5.pdf Restricted to Registered users only Download (115kB) |
|
|
Text
jurnal.pdf Restricted to Registered users only Download (390kB) |
Abstract
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai sarana penunjang pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan rakyat, dan pembangunan berwawasan lingkungan, didukung oleh penyerapan anggaran yang memadai, dapat dilaksanakan secara efektif apabila didukung oleh penyerapan anggaran yang baik. Dalam pengelola dan pertanggung jawaban keuangan negara terdapat beberapa asas yang harus menjadi pedoman dalam pelaksanaan pengelolaan keuangan negara diantaranya asas kecermatan dan kepatutan. Tindak pidana korupsi (tipikor) yang marak di Indonesia tidak hanya merugikan keuangan negara dan perekonomian nasional, tetapi juga melanggar hak-hak sosial dan ekonomi masyarakat, menghambat pertumbuhan dan kelangsungan hidup mereka. Pembangunan bangsa untuk terwujudnya masyarakat adil dan makmur. Tipikor tidak lagi dapat digolongkan sebagai kejahatan biasa, tetapi telah menjadi kejahatan luar biasa. Metodologis berarti sesuai dengan metode atau cara tertentu, dan sistematis adalah berdasarkan suatu sistem, sedangkan konsisten berarti tidak adanya hal-hal yang bertentangan dalam suatu kerangka tertentu. 1. Jenis Penelitian 2. Pendekatan Penelitian 3. Sumber Data Dalam penelitian yuridis empiris. 4. Teknik Pengumpulan, teknik pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini yaitu teknik triangulasi data, sebagai berikut : a. Telaah Dokumen b. Wawancara c. Observasi. Berdasarkan hasil wawancara dengan kanit krimsus polres tangsel bapak Iptu Dede Suprianto, S.TR.K bahwa Kendala sumber daya manusia dalam penanganan tindak pidana korupsi dapat mempengaruhi efektivitas dan efisiensi proses hukum. beberapa kendala yang sering dihadapi: 1. Kekurangan jumlah personel 2. Kurangnya keahlian dan pelatihan. 3. Intervensi dalam proses penanganan tindak pidana korupsi. Kemudian kendala yang selanjutnya dihadapi oleh tim penyidik tindak pidana korupsi yaitu: 1. Kurangnya alokasi anggaran yang memadai. 2. Keterbatasan pengadaan peralatan dan teknologi. 3. Kurangnya dukungan untuk pelatihan dan pengembangan keahlian. 4. Kurangnya sumber daya untuk pencegahan korupsi. APBN dalam penanganan tindak pidana korupsi di Polres Tangsel sangat lah penting guna mendukung kegiatan penyelidikan dan penyidikan dan dengan adanya anggaran penanganan korupsi aparat penegak hukum dapat beroperasi dengan lebih efektif. Selain itu peran APBN juga meliputi : 1. Penyediaan Sumber Daya, 2. Penyediaan Fasilitas dan Teknologi. 3. Keamanan Dalam Negeri.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | APBN, Kepolisian, Tindak Pidana Korupsi |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Enas Nasrulloh |
| Date Deposited: | 02 Dec 2023 03:47 |
| Last Modified: | 02 Dec 2023 03:47 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/11873 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
