Abdul Azis, . (2023) Perancangan dan Pemantauan Pembangkit Listrik Menggunakan Scooter Dengan Pemanfaatan Alternator Berbasis Internet Of Things. Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (401kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (845kB) |
Abstract
Salah satu upaya untuk menekan anggaran listrik mahal, salah satunya dengan membuat pembangkit listrik sederhana agar masyarakat tidak terlalu bergantung pada listrik dari PLN. Alternatif yang tersedia adalah menggunakan scooter dengan alternator yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengubah scooter supaya bisa digunakan untuk menggerakan alternator dan bisa menghasilkan energi listrik sehingga energi dari mesin scooter ini tidak terbuang percuma. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah studi literature, metode observasi lapangan dan metode eksperimen. Pada prinsip penelitian ini yaitu merancang alat mesin scooter sebagai penggerak utama lalu menggunakan roda untuk memutar dan bergerak sehingga dapat berjalan. Dimana alternator menghasilkan kecepatan putaran per menit (RPM) lalu arus listrik disimpan oleh baterai dan inverter berfungsi mengubah arus listrik DC ke AC sehingga dapat digunakan untuk penerangan. Berdasarkan hasil pengujian efektivitas, sistem pembangkit listrik menggunakan scooter berhasil dengan baik. Pada kecepatan pully alternator statis dan dinamis berpengaruh pada tegangan dan arus yang diberikan pada baterai. Pada kecepatan 1650 RPM menghasilkan 2.7 A dan 14.4 VDC yang mana itu lebih besar dari kecepatan 1000 RPM menghasilkan 1.2 A dan menghasikan 12.6 VDC Sedangkan untuk kecepatan roda statis dan dinamis lebih baik pengisian pada saat dinamis karena 750 RPM menghasilkan tegangan 14.3 menghasilkan arus 2.8 A yang mana itu lebih besar dibandingkan pada saat statis 750 RPM menghasilkan 13 VDC dan arus 1,3 A. Alternator dapat berputar menghasilkan kecepatan putar (Rpm) 1000 Rpm dimana kecepatan maksimalnya yang diuji 1600 Rpm. Pada penelitian ini daya yang dihasilkan alternator yang paling rendah adalah 12 volt dan tegangan yang paling besar adalah 14,4 volt, hal ini membuktikan energi yang dihasilkan alternator adalah energi alternatif.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Alternator, RPM, Pembangkit Listrik |
| Subjects: | T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Electronics and Computer Science |
| Depositing User: | Enas Nasrulloh |
| Date Deposited: | 25 Nov 2023 03:09 |
| Last Modified: | 25 Nov 2023 03:09 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/11834 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
