Eksistensi Mata Uang Digital Bitcoin (Cryptocurrency) Terhadap Perkembangan Tindak Pidana Pencucian Uang Dalam Analisis Peraturan Bank Indonesia Nomor 20/6/Pbi/2018 Tentang Uang Elektronik

NAZRIL ANDRIYANA RUHANUDIN, . (2022) Eksistensi Mata Uang Digital Bitcoin (Cryptocurrency) Terhadap Perkembangan Tindak Pidana Pencucian Uang Dalam Analisis Peraturan Bank Indonesia Nomor 20/6/Pbi/2018 Tentang Uang Elektronik. Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
cover.pdf
Restricted to Registered users only

Download (538kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (289kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (272kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (441kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (215kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (85kB)
[img] Text
jurnal final.pdf
Restricted to Registered users only

Download (253kB)

Abstract

Perkembangan teknologi pada era-modern ini sangatalah pesat dan memberikan dampak yang luar biasa terhadap kehidupan manusia. Salah satunya mata uang digital yang prediksikan akan menggantikan sistem mata uang FIAT (USD dan Rupiah) yaitu bitcoin (cryptocurrency). Namun cryptocurrency pada saat ini sering dijadikan sebagai sarana penyamaran dari sebuah tindak pidana seperti pencucian uang. Pada dasarnya cryptocurrency diciptakan untuk menentang sistem perbankan yang dimana memiliki sentralize system. Tentunya ini berlawanan dengan cryptocurrency yang memakai decenralize system, dimana susunan utamanya memakai blockchain sebagai sarana transaksinya. Sehingga penelitian ini bertujuan menganalisa bagaimana regulasi mata uang digital menurut Peraturan Bank Indonesia Nomor 20/6/PBI/2018 tentang Uang Elektronik dan juga Eksistensi Mata Uang Digital Bitcoin (Cryptocurrency) Terhadap Perkembangan Tindak Pidana Pencucian Uang Dalam Analisis Peraturan Bank Indonesia Nomor 20/6/PBI/2018 Tentang Uang Elektronik Pada penelitian skripsi ini menggunakan penelitan Yuridis-Normatif digunakan dengan maksud untuk mengadakan pendekatan terhadap masalah dengan cara melihat dari segi peraturan perundang-undangan yang berlaku, dokumen-dokumen dan berbagai teori. Hasil kajian dipaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis. Hasil penelitiannya adalah mata uang digital bitcoin (cryptocurrency) tidak dijelaskan secara langsung pada PBI Nomor 20/6/PBI/2018, namun pembahsannya ada pada Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 Tentang Otoritas Jasa Keuangan Dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13/POJK.02/2018 Tentang Inovasi Keuangan Digital di Sektor Jasa Kuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Peraturan BAPPEBTI Nomor 5 Tahun 2019 tentang Ketentuan Teknis Peyelenggaraan Pasar Fisik Aset Kripto (Crypto Asset). Sedangkan korelasinya dengan tindak pidana pencucian uang (TPPU) bahwa bitcoin di indikasikan menjadi sarana money laundering karena proses transaksinya transparan namun penggunanya anonim (anonymous) sehingga proses penyelidikannya dapat terhambat karena keamanan dari sistem blockchain dalam cryptocurrency.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 07 Aug 2023 08:59
Last Modified: 07 Aug 2023 08:59
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/11233

Actions (login required)

View Item View Item