Catur Rizkiawan, . (2015) Sistem seleksi pengangkatan karyawan tetap dengan metode Silple Additive Weighting (studi kasus : PT Pelinda Sarana Sukses). (Skripsi T. Informatika 2015). Universitas Pamulang, Tangerang Selatan.
|
Text
Skripsi T. Informatika S1. Cover.pdf Restricted to Registered users only Download (397kB) |
|
|
Text
Skripsi T. Informatika S1. BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (112kB) |
|
|
Text
Skripsi T. Informatika S1. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (327kB) |
|
|
Text
Skripsi T. Informatika S1. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (530kB) |
|
|
Text
Skripsi T. Informatika S1. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
Skripsi T. Informatika S1. BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (8kB) |
Abstract
karyawan merupakan suatu faktor yang sangat penting dalam keberlangsungan suatu perusahaan atau industri(Istriana, 2014) maju atau tidaknya suatu perusahaan dalam berbisnis tetap saja tidak lepas peran dari karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut.Karyawan tetap adalah aset utama perusahaan yang menjadi perencana dan pelaku aktif dari aktivitas organisasi peran karyawan bagi suatu perusahaan sangat penting dalam keberhasilan suatu perusahaan, karena dengan tenaga mereka suatu perusahaan bisa berjalan dan perusahan akan menghasilkan kualitas yang baik. Metode SAW sesuai untuk proses pengambilan keputusan karena dapat menentukan nilai bobot untuk setiap atribut, kemudian dilanjutkan dengan proses perangkingan yang akan menyeleksi aternatif terbaik dari sejumlah alternatif terbaik (Darmastuti, 2013), kelebihan dari metode SAW dibandingkan dengan metode pengambilan keputusan yang lain terletak pada kemampuannya untuk melakukan penilaian secara lebih tepat karena didasarkan pada nilai kriteria dan bobot prefensi yang sudah ditentukan dan total perubahan nilai yang dihasilkan oleh metode SAW lebih banyak sehingga metode SAW sangat relevan untuk menyelesaikan masalah pengambilan keputusan. Dalam seleksi karyawan tetap pada PT. Pelinda Sarana Sukses belum adanya bobot yang ditetapkan sehingga proses seleksi karyawan masih sering terjadi kesalahan seperti terjadi salah catat data dan terjadinya kerangkapan data (Tri Hartini, 2014), dalam perhitungan seleksi karyawan membutuhkan waktu yang cukup lama hingga hampir satu bulan karena data karyawan masih berupa dokumen. Pada penelitian ini menerapkan metode Simple additive weighting (SAW)untuk proses seleksi karyawan tetap, agar di PT. Pelinda Sarana Sukses dalam sistem seleksi karyawan tetap memiliki bobot yang tetap agar proses perhitungannya lebit cepat. Kata kunci: Karyawan, Karyawan tetap, metode SAW (simple additive weighting)
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Depositing User: | Unnamed user with email [email protected] |
| Date Deposited: | 23 Jan 2016 03:40 |
| Last Modified: | 23 Jan 2016 03:40 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/1121 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
